Tiongkok Uji Tembak Misil Strategis di Samudra Pasifik
📅 Selasa, 07 Jul 2026, 02:45 WIB | Oleh: Tim PenulisBeijing diketahui telah meningkatkan pengembangan nuklirnya dan meningkatkan pengeluaran pertahanan dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut Pentagon, Tiongkok memiliki lebih dari 500 hulu ledak nuklir operasional pada Mei 2023 dan kemungkinan akan memiliki lebih dari 1.000 pada tahun 2030.
Menlu Peters mengatakan setelah peluncuran tersebut bahwa New Zealand amat prihatin hal ini tampaknya menjadi pola yang berulang.
Kementerian Pertahanan New Zealand sebelumnya telah memperingatkan bahwa serangan Angkatan Laut Beijing dan uji coba misil balistik akan menjadi ciri terus-menerus di Pasifik, menurut dokumen internal yang diperoleh AFP bulan lalu.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Armada kapal selam bertenaga nuklir Tiongkok selama beberapa tahun terakhir telah mengalami dorongan signifikan untuk modernisasi dan ekspansi," ucap Luck. "Sejalan dengan tren ini, kita harus mengharapkan peningkatan signifikan dalam uji coba misil dan frekuensi uji coba tersebut," mimbuh dia.
Sebelumnya negara-negara kepulauan Pasifik masih sangat terluka oleh uji coba nuklir yang dilakukan Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis di kawasan tersebut selama beberapa dekade setelah Perang Dunia II.
Tiongkok sendiri telah berupaya meningkatkan pengaruhnya di kawasan tersebut, dengan membangun infrastruktur seperti rumah sakit baru, jalan beraspal, dan stadion olahraga di pulau-pulau tersebut. AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!