Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perhiasan Senilai Rp76 Miliar Dicuri dari Museum Lalique di Prancis, Polisi Buru Pelaku

📅 Senin, 06 Jul 2026, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perhiasan Senilai Rp76 Miliar Dicuri dari Museum Lalique di Prancis, Polisi Buru Pelaku Doc: AFP
Ket. Perhiasan karya pembuat kaca asal Prancis, René Lalique, dipamerkan di Museum Lalique di Wingen-sur-Moder, Prancis, pada 23 Juni lalu.

Strasbourg, Prancis – Perhiasan mewah senilai jutaan euro dilaporkan dicuri dari Museum Lalique di Wingen-sur-Moder, timur laut Prancis, dalam aksi pembobolan yang terjadi pada Sabtu (5/7) dini hari waktu setempat.

Berdasarkan informasi dari sumber yang mengetahui penyelidikan, pelaku memasuki museum sekitar pukul 05.30 waktu setempat dan langsung menuju ruang penyimpanan koleksi perhiasan.

Sekitar 20 perhiasan berhasil dibawa kabur. Nilai kerugian masih dalam proses penghitungan, namun diperkirakan mencapai beberapa juta euro atau mendekati 4 juta euro (sekitar Rp76 miliar).

Pihak Museum Lalique mengumumkan melalui situs resminya bahwa museum akan ditutup selama beberapa hari untuk mendukung proses penyelidikan dan pemulihan pasca-insiden.

Sumber penyelidikan menjelaskan bahwa sistem alarm sempat berbunyi. Namun, sebelum petugas keamanan tiba setelah melakukan pemeriksaan awal, seorang petugas kebersihan lebih dahulu menemukan lokasi kejadian dan segera menghubungi kepolisian.

Saat ini, aparat kepolisian tengah memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) untuk mengidentifikasi pelaku dan menelusuri jalur pelarian mereka.

Museum Lalique, yang diresmikan pada 2011, didedikasikan untuk mengenang perancang perhiasan dan pembuat karya kaca bergaya Art Nouveau dan Art Deco, René Lalique, serta berlokasi di dekat pabrik utama perusahaan tersebut.

Insiden ini kembali menyoroti keamanan museum di Prancis. Sebelumnya, pada Oktober 2025, Museum Louvre di Paris juga menjadi sasaran perampokan spektakuler pada siang hari. Dalam aksi yang berlangsung kurang dari delapan menit itu, pelaku membawa kabur perhiasan senilai sekitar 102 juta dolar AS (sekitar Rp1,6 triliun), memicu sorotan terhadap sistem keamanan museum dan galeri seni di negara tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Korut Terus Perkuatan Perse...
Luar Negeri
Xi Jinping Ganti Pemimpin A...
Luar Negeri
Tiongkok dan Russia akan Ge...
Jabar Dapat Kuota BSPS Terbanyak Nasional! 42.508 Rumah Tak Layak Huni Direnovasi

Jabar Dapat Kuota BSPS Terbanyak Nasional! 42.508 Rumah Tak Layak Huni Direnovasi

05 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.