Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Konsep Slow Living Jadi Tren Baru Hunian Premium

📅 Senin, 06 Jul 2026, 16:58 WIB | Oleh:
  Konsep Slow Living Jadi Tren Baru Hunian Premium Doc: Sewu Development
Ket. Prosesi pemotongan pita sebagai simbol diresmikannya show unit tipe The Prime, Sewu Lake House di Tangerang Selatan, oleh Cindy Fransisca (Direktur Sewu Development) dan Sujato Gunawan (Komisaris Sewu Development).

JAKARTA – Tren masyarakat yang semakin mengutamakan kualitas hidup mendorong pengembang properti menghadirkan kawasan hunian yang tidak hanya menawarkan lokasi strategis, tetapi juga lingkungan yang mendukung kesehatan dan keseimbangan hidup. Menjawab kebutuhan tersebut, Sewu Development memperkenalkan proyek hunian premium Sewu Lake House di Tangerang Selatan.

Proyek tersebut resmi diperkenalkan melalui acara Soft Launching dan Agent Gathering yang digelar di kawasan Enchanting Forest, Sewu Lake House. Acara itu dihadiri ratusan agen properti, mitra bisnis, dan tamu undangan sebagai bagian dari upaya memperkenalkan proyek kepada pasar.

Sewu Lake House dibangun di atas lahan seluas sekitar dua hektare dengan total 80 unit rumah. Kawasan ini mengusung konsep slow living, yakni gaya hidup yang menekankan keseimbangan antara aktivitas, kesehatan, dan waktu berkualitas bersama keluarga.

Selain kawasan hunian eksklusif, proyek ini dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, termasuk clubhouse dan ruang terbuka yang dirancang untuk mendukung aktivitas luar ruang bagi penghuni.

Direktur Sewu Development, Cindy Fransisca, mengatakan perubahan gaya hidup masyarakat telah mengubah cara pandang terhadap fungsi sebuah rumah.

Menurutnya, hunian kini tidak lagi dipilih semata sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai ruang untuk menjaga kesehatan, membangun kebersamaan keluarga, dan meningkatkan kualitas hidup.

"Rumah bukan lagi sekadar tempat tinggal, tetapi juga menjadi tempat untuk menjaga kualitas hidup, kesehatan, dan kebersamaan keluarga. Semakin banyak masyarakat yang mencari lingkungan yang nyaman, tenang, serta mendukung gaya hidup sehat dan aktif," ujar Cindy dalam keterangannya pada hari Senin (6/7).

Ia menambahkan, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan membuat aspek lingkungan, ruang terbuka hijau, kenyamanan kawasan, serta kemudahan akses menjadi faktor utama dalam memilih hunian.

Dekat Jakarta Selatan dan Akses MRT

Sewu Lake House berlokasi di kawasan Tangerang Selatan yang berbatasan langsung dengan Jakarta Selatan dan Pondok Indah. Dari kawasan tersebut, penghuni diklaim hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit menuju Stasiun MRT Lebak Bulus, kawasan bisnis TB Simatupang, Pondok Indah, serta terhubung dengan jaringan jalan tol.

Lokasi tersebut juga berada di dekat berbagai fasilitas publik, mulai dari rumah sakit, institusi pendidikan, pusat perbelanjaan, hingga kawasan gaya hidup yang menjadi kebutuhan masyarakat perkotaan. Menurut pengembangnya, kombinasi antara aksesibilitas dan lingkungan yang lebih tenang menjadi salah satu nilai utama yang ditawarkan proyek ini.

Usung Konsep Slow Living

Konsep slow living yang diusung Sewu Lake House dirancang untuk memberikan ruang bagi penghuni menjalani kehidupan dengan ritme yang lebih seimbang di tengah padatnya aktivitas perkotaan. Melalui konsep tersebut, penghuni didorong memiliki lebih banyak kesempatan untuk berolahraga, menikmati ruang terbuka, berinteraksi dengan keluarga, serta menjalankan gaya hidup sehat.

"Kami ingin menghadirkan sebuah tempat di mana penghuni dapat menikmati hidup yang lebih seimbang, memiliki ruang untuk beraktivitas, berolahraga, serta menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga," kata Cindy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Megapolitan
Kodam Jaya Gunakan 147 Wate...
Daerah
Dinkes: Kasus ISPA di Banda...
Megapolitan
Pramono Buka Alasan Tarif L...
Advertisement
Pesan Terakhir Pukul 15.04, Ini Kronologi dan Update Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda

Pesan Terakhir Pukul 15.04, Ini Kronologi dan Update Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.