Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inovatif, Kelurahan Pasar Minggu Ciptakan Budi Daya Padi dalam Galon

📅 Senin, 06 Jul 2026, 10:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Inovatif, Kelurahan Pasar Minggu Ciptakan Budi Daya Padi dalam Galon Doc: ANTARA
Ket. Kelurahan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, menciptakan inovasi budi daya padi dalam galon untuk memperkuat ketahanan pangan berbasis lingkungan, Senin (6/7/2026).

JAKARTA - Kelurahan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, menciptakan inovasi budi daya padi dalam galon untuk memperkuat ketahanan pangan berbasis lingkungan.

"Inovasi ini menjadi bentuk nyata kami dalam rangka menjaga stabilitas pangan di musim dan momen apa pun," kata Lurah Pasar Minggu Meilita di Jakarta, Senin.

Dia mengatakan inovasi budi daya padi dalam galon itu merupakan gagasan yang lahir dari masyarakat dan mendapat dukungan penuh dari pihak kelurahan dan berbagai unsur terkait.

Inovasi tersebut memanfaatkan galon bekas sebagai media tanam padi yang kini sudah mencapai 350 unit.

Meilita menjelaskan varietas padi Inpari 32 saat ini menjadi andalan dalam budi daya tersebut. Dalam satu kali masa panen, ratusan galon yang ditanami itu mampu menghasilkan sekitar 70 kilogram gabah, yang kemudian dikonversi menjadi puluhan kilogram beras.

Menurut dia, warga di RW 05 juga mulai mengembangkan varietas unggul M70 yang memiliki keunggulan masa panen lebih singkat, yakni sekitar 70 hari.

"Kami sudah berkomitmen untuk mengimplementasikan budidaya padi dalam galon di semua RW, dan mereka sangat antusias sekali," ujar Meilita.

Tidak hanya mengembangkan padi dalam galon, sambung dia, Kelurahan Pasar Minggu juga mengoptimalkan lahan-lahan kosong melalui kawasan Taman Selaras dengan menanam berbagai komoditas pangan, seperti jagung dan aneka tanaman lainnya, yang hasilnya dapat dipanen langsung oleh warga.

"Namanya Taman Selaras, kita tanam di situ ada jagung dan lain sebagainya, yang mana hasilnya bisa langsung dipetik dan dimanfaatkan oleh warga yang mengunjungi taman," tutur Meilita.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan upaya penguatan ketahanan pangan juga dilakukan melalui kegiatan urban farming di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Belimbing dengan sistem hidroponik serta kolam gizi.

"Hasil panen dari kedua program tersebut dimanfaatkan sebagai bagian dari intervensi pemenuhan gizi bagi balita terduga stunting di wilayah Kelurahan Pasar Minggu," ungkap Meilita.

Dengan demikian, berbagai inovasi yang dijalankan bersama masyarakat itu diharapkan terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan.

"Mudah-mudahan, upaya kami bersama warga ini terus berkembang dan tentunya menjadi contoh baik bagi lingkungan lainnya dalam hal ketahanan pangan berbasis lingkungan," imbuh Meilita. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

Pemkot Bogor Segera Tata PKL di Taman Heulang

51 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Bogor Segera Tata PK...

Wisatawan Taiwan Coba Ditarik ke Indonesia

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Wisatawan Taiwan Coba Ditar...
Olahraga
Pukulan Telak Jelang Asian ...
Daerah
Ekonomi Papua Sangat Bergan...
Megapolitan
Pemprov Banten Beri Bantuan...
Daerah
Pemprov Gorontalo Beri Bant...
Daerah
Revitalisasi Cagar Budaya J...
Megapolitan
Gubernur DKI Jakarta Akan E...
Advertisement
Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.