Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Edukasi Masyarakat, Disbud DKI Adakan Festival Museum dan Sejarah Jakarta

📅 Minggu, 27 Okt 2024, 20:32 WIB | Oleh:
Edukasi Masyarakat, Disbud DKI Adakan Festival Museum dan Sejarah Jakarta Doc: istimewa
Ket. Tarian adat Betawi tampal dalam pembukaan Festival Museum dan Sejarah Jakarta yang diadakan di Museum Fatahillah, Kota Tua Jakarta pada hari Sabtu (19/10). Acara yang berlangsung dari 19-20 Oktober 2024 ini diadakan untuk mengedukasi masyarakat terkait sejarah dan permuseuman.

JAKARTA - Festival Museum dan Sejarah Jakarta merupakan acara perdana yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta. Acara yang berlangsung dari 19-20 Oktober 2024 ini diadakan rangka melaksanakan inventarisasi, pengamanan, pemeliharaan, penyelamatan, dan publikasi permuseuman.

"Dinas Kebudayaan hadir di tengah masyarakat untuk merumuskan, mengoordinasikan, melaksanakan, membina, memantau, dan mengevaluasi kebijakan salah satunya di bidang sejarah dan permuseuman," kata Kepala Dinas Kebudayaan Iwan Henry Wardhana melalui siaran pers Minggu (27/10).

Mengacu kepada data Dinas Kebudayaan saat ini terdapat 74 museum di wilayah Jakarta baik milik Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, maupun setiap orang. Setiap museum tersebut kata Iwan memiliki koleksi-koleksi dengan beragam informasi sejarah yang dapat disajikan kepada pengunjung.

Ia menerangkan setiap wilayah kabupaten/kota administrasi memiliki potensi objek kebudayaan yang beragam. Saat ini ada berbagai kategori dari objek kebudayaan seperti cagar budaya, warisan budaya tak benda, ataupun bukan keduanya.

"Semuanya memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, kebudayaan, teknologi, dan atau pariwisata," kata Iwan.

Ia menerangkan, keberagaman informasi tersebut akan lebih efektif jika disajikan dalam bentuk festival. Aktivitas tersebut dilaksanakan dalam rangka mengedukasi masyarakat khususnya terkait sejarah dan permuseuman.

"Kualitas dari edukasi tersebut juga perlu didukung dengan kemajuan industri, inovasi, dan infrastruktur yang mumpuni. Hal ini sesuai dengan tema dari International Council of Museums (ICOM) yang setiap tahun mengadakan peringatan International Museum Day 2024. Untuk tahun ini mengusung tema Museums, Education and Research," ujar dia.

Iwan menambahkan, pada Festival Museum dan Sejarah Jakarta sebagai salah satu sumber pembelajaran dan penyajian sejarah terbuka untuk segala lapisan umur dan beragam latar belakang pendidikan. Festival akan terdiri rangkaian kegiatan yaitu seminar nasional dan pameran.

"Untuk menarik perhatian masyarakat acara ini juga didukung dengan teknologi digital dan desain kekinian, bazar buku sejarah, talkshow, dan pengenalan destinasi wisata Jakarta," lanjut dia.

Pada kegiatan ini juga diluncurkan Buku Panduan Pemugaran Cagar Budaya yang berisi tentang langkah atau cara-cara melakukan perawatan atau pemugaran bangunan cagar budaya yang sesuai dengan kaidah-kaidah cagar budaya. Panduan ini untuk memberi panduan kepada pemilik atau pengelola bangunan cagar, para perencana atau arsitek cagar budaya serta seluruh stakeholder yang terkait dengan cagar budaya.

"Dalam Festival Museum dan Sejarah Jakarta diharapkan seluruh pengunjung dapat teredukasi dengan informasi yang berasal dari koleksi museum dan sejarah dari setiap museum dan wilayah administrasi yang turut berpartisipasi. Dengan demikian pengetahuan yang didapat menjadi pembelajaran dan pengalaman tersendiri bagi masyarakat dan bisa diimplementasikan di kehidupan sehari-hari baik sebagai pelajar, mahasiswa, akademisi, ataupun masyarakat umum," pungkas Iwan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.