Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akhir Tahun Pembangunan Kampung Nelayan Harus Rampung

📅 Jumat, 08 Mei 2026, 15:40 WIB | Oleh:
Akhir Tahun Pembangunan Kampung Nelayan Harus Rampung Doc: ist
Ket. kampung nelayan

MATARAM – Pembangunan kampung nelayan di Mataram pada akhir tahun harus selesai. Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyebutkan, proyek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di kawasan Bintaro, ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026.

"Pemerintah kota dalam hal ini, hanya menyiapkan lahan. Sedangkan untuk pembangunan fisik, pengawasan, dan lainnya sepenuhnya dari pusat," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Mataram H Bachtiar Yulianto di Mataram, Jumat.

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih murni dilaksanakan pemerintah pusat dengan total anggaran sekitar Rp11 miliar dan saat dalam proses pengerjaan.

Karena itu, lanjutnya, dalam proses pembangunan, DKP Kota Mataram tidak dilibatkan. Tapi setelah jadi, kemungkinan pengelolaan akan diserahkan ke Pemerintah Kota Mataram.

Meski tidak terlibat dalam teknis pembangunan, DKP memberikan gambaran mengenai fasilitas yang akan tersedia di kompleks Kampung Nelayan Merah Putih itu antara lain, berupa fasilitas utama yang direncanakan seperti ruang pendingin untuk menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan.

Selain itu, ada juga Koperasi Nelayan Merah Putih sebagai wadah ekonomi bagi masyarakat nelayan setempat.

Untuk mendukung keberadaan kampung nelayan, Pemerintah Kota Mataram, juga sedang membangun pasar ikan bersih di kawasan tersebut untuk merelokasi pasar ikan yang kini berada di Kebon Talo atau pinggir jalan utama menuju objek wisata Senggigi.

"Diharapkan, kehadiran Kampung Nelayan itu dapat meningkatkan kesejahteraan dan infrastruktur pendukung bagi para nelayan di wilayah Bintaro dan sekitarnya," katanya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram H Lalu Alwan Basri sebelumnya memproyeksikan kawasan Kampung Nelayan Merah Putih di pesisir Bintaro sebagai pusat ekonomi perikanan modern yang terintegrasi hunian nelayan di rumah susun sederhana sewa (Rusunawa).

Kawasan itu dirancang menjadi satu ekosistem terpadu yang tidak hanya mendukung aktivitas nelayan, tetapi juga meningkatkan kualitas permukiman masyarakat pesisir.

Kampung nelayan tersebut juga akan dilengkapi dengan pasar ikan yang menjadi salah satu infrastruktur awal dan diharapkan mampu mendorong peningkatan nilai tambah hasil perikanan tangkap.

"Dengan demikian, Kampung Nelayan Merah Putih akan menjadi satu kesatuan ekosistem industri kecil nelayan di Kota Mataram," katanya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.