Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ditemukan 1.743 Kasus Tuberkulosis di Sulbar

29 Sabtu, 04 Jul 2026, 23:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ditemukan 1.743 Kasus Tuberkulosis di Sulbar Ditemukan 1.743 Kasus Tuberkulosis di Sulbar Doc: Antara
Ket. Kepala Dinas Kesehatan P2KB Provinsi Sulbar dr Nursyamsi Rahim.

Mamuju - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Sulawesi Barat menyatakan hingga Juni 2026 telah menemukan 1.743 kasus tuberkulosis (TBC) di daerah itu.

"Hingga Juni 2026, kami menemukan kasus TBC di daerah ini sebanyak 1.743 kasus," kata Kepala Dinas Kesehatan P2KB Provinsi Sulbar Nursyamsi Rahim di Mamuju, Sabtu.

Temuan kasus TBC itu, kata Nursyamsi, cukup mengkhawatirkan, dimana estimasi target kasus TBC sebanyak 5.002 kasus, dan jumlah kasus yang berhasil ditemukan 1.743 kasus, sehingga kasus yang masih belum terdeteksi sebanyak 3.259 kasus atau sekitar 65,2 persen.

Nursyamsi menegaskan bahwa selisih angka yang mencapai 3.259 kasus ini merupakan tantangan besar sekaligus ancaman penularan yang nyata di masyarakat.

"Baru sekitar 34,8 persen kasus yang berhasil kita temukan dan diobati hingga pertengahan tahun ini," katanya.

Sisanya, hampir 65 persen terduga penderita TBC, diperkirakan masih beraktivitas seperti biasa tanpa menyadari bahwa mereka bisa menularkan bakteri ini kepada 10 hingga 15 orang di sekitarnya setiap tahun.

"Oleh karena itu, deteksi dini bukan lagi sekadar program, melainkan urgensi bersama," ujarnya.

Sementara Harsalim, Epidemiolog Kesehatan Dinkes P2KB Sulbar menyampaikan penyebab utama banyaknya kasus terlewat adalah minimnya kesadaran masyarakat memeriksakan diri saat mengalami gejala batuk persisten lebih dari dua minggu, ditambah adanya stigma negatif yang membuat masyarakat takut berobat.

"Masyarakat tidak perlu takut atau malu. Deteksi TBC saat ini sudah menggunakan alat canggih Tes Cepat Molekuler (TCM) yang akurat. Terpenting, seluruh pemeriksaan dan obat-obatan TBC disediakan secara gratis oleh pemerintah di puskesmas," kata Harsalim.

Dinkes P2KB Sulbar juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk berinteraksi, berkonsultasi maupun melaporkan adanya indikasi kasus di lingkungan sekitar.

Dinkes P2KB Provinsi Sulbar menekankan gerakan aktif penemuan kasus (active case finding) demi mencapai target eliminasi TBC.

"Langkah ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulbar yang terus mendorong percepatan eliminasi TBC sebagai bagian dari peningkatan derajat kesehatan masyarakat untuk mewujudkan visi Sulbar Maju dan Sejahtera" kata Harsalim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
Megapolitan
Jakarta Akan Menjadi Kompet...
Megapolitan
Tekanan Operasi Patuh Jaya ...
Megapolitan
Dana Bagi Hasil Menunggu Pe...
Megapolitan
Ribuan Warga Jakarta Bersuk...
Advertisement
Balsa Borong Dua Gol untuk Kemenangan Persib Bandung 2-0 Atas Melbourne Victory

Balsa Borong Dua Gol untuk Kemenangan Persib Bandung 2-0 Atas Melbourne Victory

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.