Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rupiah Hari Ini Kembali Loyo, Investor Resah oleh Sentimen Domestik

📅 Kamis, 02 Jul 2026, 18:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rupiah Hari Ini Kembali Loyo, Investor Resah oleh Sentimen Domestik Doc: ANTARA/ Muhammad Adimaja
Ket. Ilustrasi - Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta.

JAKARTA – Pelemahan rupiah mencerminkan meningkatnya kehati-hatian pelaku pasar terhadap sejumlah sentimen negatif dari dalam negeri, seperti perlambatan indikator ekonomi, ketidakpastian fiskal, atau arus keluar modal asing.

Di tengah tekanan tersebut, investor cenderung mengurangi eksposur pada aset berisiko sehingga permintaan terhadap dolar AS meningkat.

Ke depan, stabilitas rupiah akan sangat bergantung pada kemampuan pemerintah dan otoritas moneter menjaga kepercayaan pasar melalui kebijakan yang kredibel serta fundamental ekonomi yang tetap solid.

Nilai tukar (kurs) rupiah pada penutupan perdagangan, Kamis (2/7) sore, melemah 43 poin atau 0,24 persen menjadi Rp17.995 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.952 per dolar AS.

Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi menyatakan pelemahan rupiah imbas dari sentimen negatif dari domestik.

“Kepercayaan pelaku pasar terhadap Indonesia dinilai menghadapi ujian cukup berat setelah munculnya sejumlah sentimen negatif memasuki kuartal II, mulai dari kasus korupsi tingkat tinggi, kekhawatiran terhadap kondisi fiskal pemerintah setelah neraca perdagangan Indonesia bulan Mei defisit, Inflasi melonjak hingga penundaan pengumuman tentang pasar modal Indonesia oleh penyedia indeks global MSCI (Morgan Stanley Capital International),” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Rilis S&P Global menunjukkan Purchasing Managers' Index (PMI) Indonesia berada di 46,9 pada Juni 2026, tingkat penurunan yang paling kuat dalam setahun.

S&P mengungkapkan PMI Indonesia ini menunjukkan penurunan lebih lanjut pada kesehatan sektor produksi barang.

“Headline menunjukkan penurunan solid pada kondisi operasional pabrik, merupakan salah satu yang paling besar dalam setahun. Penyebab utama penurunan pada bulan Juni adalah penurunan permintaan atas barang manufaktur Indonesia. Pesanan baru turun untuk pertama kali dalam tiga bulan dan pada laju tercepat dalam setahun,” ucap Ibrahim.

Kemudian, lembaga pemeringkat internasional Fitch Rating memperkirakan cadangan devisa Indonesia pada 2026 hanya mampu membiayai sekitar 4,9 bulan kebutuhan pembayaran eksternal berjalan. Angka itu sedikit lebih rendah dibandingkan median negara dengan peringkat BBB yang mencapai 5 bulan.

Menurut Fitch, penyusutan cadangan devisa terutama dipicu oleh memburuknya terms of trade akibat kenaikan harga energi global, intervensi Bank Indonesia di pasar valuta asing untuk menopang rupiah, serta pembayaran utang luar negeri.

Sentimen lain berasal dari perhatian pasar terhadap rilis data Nonfarm Payrolls AS nanti malam, dengan ekspektasi bahwa ekonomi AS akan meningkatkan angkatan kerjanya sebesar 110 ribu pekerja, sementara tingkat pengangguran diperkirakan tetap tidak berubah di 4,3 persen.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah di level Rp17.994 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.961 per dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Kabut Asap Karhutla Hambat Produksi Ikan Asin

51 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Kabut Asap Karhutla Hambat ...
Luar Negeri
Mohon Dukungan Doa! Paus Le...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Mendag Ajak Anak Muda Berbisnis Waralaba
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.