Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jumlah Korban Gempa Venezuela Tembus 2.595 Orang

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 10:19 WIB | Oleh: Tim Penulis

Warga Venezuela tidak menyembunyikan kemarahan mereka atas apa yang mereka anggap sebagai respons pemerintah yang tidak memadai terhadap bencana tersebut, bantuan datang sangat lambat.

Berbicara pada konferensi pers Kamis malam, Presiden Rodriguez membela pemerintahannya yang mengirimkan pejabat militer dan sipil untuk membantu.

"Dalam 24 jam pertama, jumlahnya mencapai 4.000 personel, dan dalam 48 jam kemudian menjadi 11.000 petugas," katanya kepada wartawan.

Dia mengatakan jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 2.595 dengan lebih dari 12.400 orang terluka. Namun dia menolak rencana untuk membuat kuburan massal bagi mereka yang tewas.

Meskipun pemerintah belum memberikan angka pasti mengenai jumlah orang yang hilang, PBB memperkirakan sebanyak 50.000 orang masih belum ditemukan.

Butuh Keajaiban

Dua gempa dahsyat, dengan kekuatan 7,2 dan 7,5 menghancurkan seluruh permukiman di Venezuela yang kaya minyak, yang telah menderita krisis ekonomi selama beberapa dekade yang menghancurkan infrastruktur dan layanan kesehatan.

Data NASA menunjukkan hampir 60.000 bangunan kemungkinan rusak atau hancur.

Para pejabat mengatakan 13.000 orang kehilangan tempat tinggal -- banyak di antara mereka tidur di tenda-tenda di jalanan, taman, dan lahan kosong.

Sebagian besar bangunan yang runtuh di kota La Guaira, yang paling parah terkena dampak, tepat di utara Caracas, telah ditandai dengan huruf 'D' yang berarti 'meninggal' -- sebuah tanda bahwa bangunan-bangunan tersebut telah digeledah tetapi tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan.

Kerabat, sukarelawan, dan petugas penyelamat sebagian besar fokus pada pengambilan jenazah.

Di daerah Los Corales, Hernan Sandoval berusaha menggali dan menyelamatkan putranya yang berusia 8 tahun, Ronald, serta keponakannya, Leo (8 tahun) dan Victoria Madera (10 tahun), yang terkubur dalam reruntuhan kompleks apartemen mereka di La Gambarra.

Peluang menemukan korban yang masih hidup di bawah reruntuhan yang dalam berkurang dengan cepat setelah jangka waktu kritis 72 jam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.