Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Finalis Abang None Belajar Jadi Petugas MRT, Didorong Bangun Budaya Tertib Transportasi Publik

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 19:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Finalis Abang None Belajar Jadi Petugas MRT, Didorong Bangun Budaya Tertib Transportasi Publik Doc: Antara
Ket. Finalis Abang None Jakarta Utara, Cinta (kiri) bersama Farhan (kanan) saat mempraktikkan layanan transportasi publik MRT Jakarta di Stasiun Dukuh Atas BNI, Jakarta Pusat pada Jumat (3/7).

Jakarta - Pengalaman menjadi petugas stasiun MRT Jakarta selama sehari melalui program Station Attendant for a Day memberikan pemahaman baru kepada para finalis Abang None Jakarta Utara mengenai pentingnya budaya tertib, disiplin, dan tanggung jawab bersama dalam menggunakan transportasi publik.

Finalis Abang None Jakarta Utara Azzahra Nureyna Cintani mengatakan kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga karena untuk pertama kalinya ia berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus mempelajari standar pelayanan yang diterapkan MRT Jakarta.

"Ini pengalaman yang sangat menyenangkan karena baru pertama kali berhadapan langsung dengan masyarakat. Kami juga belajar bagaimana menjadi bagian dari pelayanan di transportasi publik," kata Cinta di Stasiun Dukuh Atas BNI, Jakarta, Jumat (3/7).

Menurut Cinta, budaya kerja MRT Jakarta yang mengedepankan keramahan petugas, kebersihan, dan kenyamanan fasilitas dapat menjadi contoh bagi penyelenggara transportasi publik lainnya. Ia juga menilai transportasi publik yang terintegrasi merupakan salah satu indikator penting yang mendukung Jakarta menuju kota global.

"Transportasi publik, khususnya MRT, merupakan salah satu indikator Jakarta kota global. Pengintegrasian MRT dengan layanan transportasi lainnya menjadi wujud nyata pembangunan yang dilakukan pemerintah saat ini," ujarnya.

Sementara itu, finalis Abang None Jakarta Utara Muhammad Farhan Pratama Susilo mengatakan pengalaman tersebut mengajarkan bahwa budaya tertib dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti mengantre, mematuhi aturan, serta menghormati pengguna transportasi lainnya.

"Sebagai pemuda, kita belajar dari hal kecil, belajar tertib, belajar mengantre, dan menaati peraturan di mana pun berada," katanya.

Farhan juga mengapresiasi upaya MRT Jakarta dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan fasilitas umum, termasuk melalui kebijakan mengajak pengguna membawa kembali sampahnya masing-masing.

Ia menambahkan sistem transportasi yang saling terintegrasi menjadi salah satu faktor yang memperkuat citra Jakarta sebagai kota global sekaligus memudahkan mobilitas masyarakat.

"MRT membuktikan bahwa Jakarta sudah siap menjadi kota global karena transportasi dan aksesibilitasnya sangat mudah dijangkau. Kita bisa naik Transjakarta, LRT, KRL, hingga MRT sehingga transportasi bisa dinikmati semua kalangan," ujarnya.

Budaya Bertransportasi

Program Station Attendant for a Day merupakan bagian dari pembekalan yang diberikan PT MRT Jakarta (Perseroda) kepada para finalis Abang None Jakarta Utara. Selain mendapatkan materi mengenai layanan MRT, para peserta juga merasakan langsung operasional pelayanan di stasiun.

Kepala Departemen Stakeholder Relationship Management PT MRT Jakarta Frangky Ertanto mengatakan pelibatan generasi muda merupakan bagian dari upaya membangun budaya bertransportasi publik yang tertib, aman, dan nyaman.

"Hari ini kami kedatangan finalis Abang None Jakarta Utara. Ini merupakan salah satu inisiatif MRT Jakarta untuk melibatkan masyarakat, khususnya berbagai komponen masyarakat, dalam membangun budaya bertransportasi publik," kata Frangky.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Manusia Tak Beradab, Penyembelih Binatang Superlangka, Tapir, Harus Dihukum Berat

Manusia Tak Beradab, Penyembelih Binatang Superlangka, Tapir, Harus Dihukum Berat

03 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.