Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sempat di Atas Angin, Niakhate Sebut Kekalahan Dramatis Senegal dari Belgia sebagai Sesuatu yang Kejam

📅 Kamis, 02 Jul 2026, 13:23 WIB | Oleh:
Sempat di Atas Angin, Niakhate Sebut Kekalahan Dramatis Senegal dari Belgia sebagai Sesuatu yang Kejam Doc: istimewa
Ket. Bek tim nasional (Timnas) Senegal Moussa Niakhate

SEATTLE - Bek tim nasional (Timnas) Senegal Moussa Niakhate mengungkapkan kekecewaan mendalam setelah timnya tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah dramatis 2-3 dari Belgia pada laga babak 32 besar di Stadion Lumen Field, Seattle, Washington, Amerika Serikat, Kamis (2/7) WIB.

Senegal sejatinya sempat berada di atas angin setelah unggul dua gol lebih dulu. Namun, keunggulan tersebut sirna setelah Belgia mampu mencetak dua gol balasan dalam waktu singkat dan membalikkan keadaan hingga akhir pertandingan.

Niakhaté menyebut kekalahan tersebut sangat menyakitkan karena Senegal merasa mampu mengontrol pertandingan selama sebagian besar waktu.

“Kami sangat kecewa. Dalam lima menit kami kehilangan dua gol, padahal selama 80 menit kami bermain sangat baik,” ujar Niakhaté.

Ia menilai hasil tersebut sebagai sesuatu yang “kejam” bagi timnya, mengingat Senegal tampil solid hampir sepanjang laga namun gagal menjaga konsentrasi pada momen-momen krusial.

Menurutnya, detail kecil menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut, terutama saat Belgia mulai menemukan ritme permainan dan memanfaatkan celah di lini pertahanan Senegal.

“Kami memberikan segalanya. Tentu ada kesalahan, kalau tidak kami pasti lolos ke babak berikutnya,” katanya.

Niakhaté juga mengakui Senegal sempat menunjukkan performa terbaik mereka di turnamen ini, terutama saat mampu unggul 2-0 atas tim kuat seperti Belgia. Namun, mereka gagal mempertahankan momentum hingga akhir laga.

Ia menambahkan, hasil tersebut terasa semakin berat karena ekspektasi tinggi setelah keberhasilan Senegal menjuarai Piala Afrika sebelumnya. Menurutnya, seluruh pemain datang ke Piala Dunia dengan tekad untuk melangkah jauh, namun kenyataan berkata lain.

“Kami ingin memberikan perjalanan yang hebat di Piala Dunia ini. tim ini 100 persen bertekad melakukan sesuatu yang luar biasa, tetapi hari ini kami tidak cukup baik,” ujarnya.

Niakhaté juga menyoroti bagaimana kekalahan tersebut berdampak emosional tidak hanya bagi pemain, tetapi juga bagi publik Senegal di dalam maupun luar negeri.

“Saya tidak bisa membayangkan orang-orang Senegal di Dakar, di seluruh dunia. Kami membuat mereka bangga selama beberapa bulan terakhir, tapi hari ini kami mengecewakan mereka,” katanya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa para pemain sudah memberikan seluruh kemampuan di lapangan dan tidak menyesali usaha yang telah dilakukan. Namun ia mengakui hasil akhir tetap sulit diterima.

Terkait insiden penalti dalam pertandingan tersebut, Niakhaté memilih tidak berkomentar banyak karena tidak melihat langsung kejadian di lapangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Rakyat Banyuwangi Tak Perlu Resah, Cadangan Beras Melimpah

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Rakyat Banyuwangi Tak Perlu...
MK Tolak Pilkada Lewat DPRD, Rakyat Tetap Pilih Langsung

MK Tolak Pilkada Lewat DPRD, Rakyat Tetap Pilih Langsung

02 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.