Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Target 1 Juni, Pastikan Nama Anda Masuk Daftar 10 Ribu Penerima Bedah Rumah Sekolah Rakyat

📅 Senin, 11 Mei 2026, 21:02 WIB | Oleh:
Target 1 Juni, Pastikan Nama Anda Masuk Daftar 10 Ribu Penerima Bedah Rumah Sekolah Rakyat Doc: ANTARA/HO-Humas Kemensos
Ket. Menteri Sosial Saifullah Yusuf bertemu dengan Menteri PKP Maruarar Sirait membahas renovasi 10 ribu unit rumah tidak layak huni milik orang tua siswa Sekolah Rakyat seluruh Indonesia di Kantor Kemensos, Jakarta, Senin (11/5).

KUNIGAN - Pemerintah memperkuat komitmen pengentasan kemiskinan ekstrem melalui langkah nyata perbaikan infrastruktur hunian bagi keluarga prasejahtera. Kementerian Sosial bersinergi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) resmi menyepakati program renovasi 10.000 unit rumah tidak layak huni milik orang tua siswa Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia. 

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf dalam keterangan di Kuningan, Jawa Barat, Senin, mengatakan bahwa program renovasi ini merupakan bagian dari miniatur pengentasan kemiskinan yang tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025.

"Sekolah Rakyat menjadi pusat pemberdayaan dimana anaknya bersekolah, sementara orang tuanya diberdayakan dan didukung program strategis, salah satunya renovasi rumah agar lebih layak huni yang didukung oleh Kementerian PKP," katanya setelah bertemu Menteri PKP Maruarar Sirait di Kantor Kementerian Sosial, Salemba, Jakarta.

Saifullah menjelaskan dari 10 ribu rumah yang diusulkan, sebanyak 5.000 unit telah dinyatakan memenuhi syarat atau clear and clean, terutama terkait status kepemilikan lahan milik sendiri. Sisanya saat ini masih dalam proses verifikasi dan validasi lapangan oleh tim pendamping Kemensos bersama petugas Kementerian PKP.

Terkait rumah orang tua murid yang status kepemilikannya masih menumpang, pinjam atau sewa, Kemensos berkomitmen untuk mencarikan solusi alternatif melalui kerja sama dengan berbagai pihak.

"Data sudah ada dan segera kami validasi secepatnya. Kami berterima kasih kepada Pak Ara (Maruarar Sirait) yang telah memberikan perhatian serius dan mengalokasikan program ini khusus bagi keluarga siswa Sekolah Rakyat," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri PKP, Maruarar Sirait menegaskan bahwa dukungan penuh terhadap usulan tersebut dan berkomitmen mengalokasikan anggaran renovasi untuk 10 ribu rumah sebagaimana permintaan Kemensos.

Maruarar meminta agar seluruh data penerima manfaat dapat diserahkan paling lambat pada 1 Juni 2026 agar proses pengerjaan dapat segera dilakukan secara bertahap.

"Kami setuju dan mendukung renovasi 10 ribu rumah tersebut. Kami bertekad program ini harus sukses sebagai bentuk kehadiran negara dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui hunian yang layak," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.