Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembangunan Sektor Perikanan Harus dari Wilayah Pesisir, Menteri KP Yakin Kampung Nelayan Jadi Mesin Pacu Pertumbuhan Ekonomi

📅 Kamis, 02 Jul 2026, 13:30 WIB | Oleh:

Oleh karena itu, pihaknya mengimplementasikan kebijakan ekonomi biru melalui beberapa program utama, yakni perluasan kawasan konservasi laut, penangkapan ikan terukur berbasis kuota, pengembangan budidaya berkelanjutan, pengawasan pesisir dan pulau-pulau kecil, serta penanganan sampah plastik di laut.

Ia menegaskan, kawasan konservasi laut menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan sumber daya kelautan di masa depan.

Selain program KNMP, pemerintah juga mendorong pengembangan budidaya ikan darat tematik hingga 40 ribu titik di 500 kawasan. Langkah tersebut dinilai strategis untuk meningkatkan produksi protein nasional tanpa menambah tekanan terhadap kawasan hutan dan lahan.

Di sektor pergaraman, KKP menargetkan peningkatan produksi garam berkualitas industri melalui program swasembada garam yang dilaksanakan melalui strategi ekstensifikasi dan intensifikasi.

Program tersebut diharapkan mampu menghasilkan garam dengan kadar NaCl di atas 97 persen sebanyak sekitar 400 ribu ton per tahun untuk memenuhi kebutuhan industri nasional yang selama ini masih bergantung pada impor sekitar 2,7 juta ton per tahun.

Sementara itu, pemerintah juga terus mengembangkan kawasan tambak udang terintegrasi di Waingapu, Sumba Timur, sebagai pusat budidaya udang modern dari hulu hingga hilir, serta melakukan revitalisasi tambak di Pantura Jawa seluas sekitar 14.090 hektare yang terintegrasi dengan rehabilitasi mangrove.

Pemerintah katanya juga akan melakukan modernisasi terhadap 4.582 unit kapal perikanan guna meningkatkan daya saing sektor penangkapan ikan sekaligus mendongkrak penerimaan negara melalui devisa, pajak, dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Nasional
Mensos Ajak Warga Aktif Kor...
Luar Negeri
Kepulauan Pasifik Terancam ...
Nasional
Wamendiktisaintek Sebut Tem...
Luar Negeri
Aljazair Buka Pintu Lebar I...

BNPB: Kualitas Udara Kalbar Berbahaya

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BNPB: Kualitas Udara Kalbar...
Advertisement
Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.