Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Operasi Bibir Sumbing Gratis Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Usia Dini

📅 Rabu, 01 Jul 2026, 19:34 WIB | Oleh:
Operasi Bibir Sumbing Gratis Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Usia Dini Doc: Wings Peduli
Ket. Tim medis melakukan operasi dalam Program Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit Gratis dari Yayasan Wings Peduli. Program ini didukung RS Premier Surabaya dan Yayasan CLP Center untuk meningkatkan kualitas hidup anak.

JAKARTA – Yayasan Wings Peduli kembali melanjutkan program sosial di bidang kesehatan dengan memberikan operasi bibir sumbing dan celah langit-langit mulut secara gratis kepada 20 anak di Jawa Timur. Program ini merupakan bagian dari komitmen #WingsPeduliKesehatan untuk membantu penyandang kelainan kraniofasial memperoleh akses terhadap layanan kesehatan yang lebih baik.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi antara Yayasan Wings Peduli, Yayasan Surabaya CLP Center, RS Premier Surabaya, serta tim medis spesialis yang tergabung dalam Yayasan CLP Center. Para pasien yang mengikuti program ini berusia antara dua bulan hingga tiga tahun. Rentang usia tersebut dinilai sebagai fase penting dalam proses tumbuh kembang anak, sehingga penanganan sejak dini diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih optimal.

Kelainan bibir sumbing dan celah langit-langit merupakan kondisi bawaan yang tidak hanya memengaruhi penampilan fisik, tetapi juga dapat mengganggu kemampuan makan, berbicara, pendengaran, hingga perkembangan rasa percaya diri anak di masa depan.

Perwakilan Yayasan Wings Peduli, Luciana Tanoyo, mengatakan program ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup anak-anak Indonesia. Pihaknya percaya bahwa setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat dan meraih masa depan yang lebih baik.

“Melalui program operasi bibir sumbing dan celah langit-langit ini, kami berharap dapat membantu anak-anak Indonesia memperoleh kualitas hidup dan masa depan yang lebih baik sekaligus meringankan beban keluarga mereka," ujar Luciana dalam keterangan resmi melalu siaran pers pada hari Rabu (1/7).

Operasi perdana dalam program tersebut dilaksanakan pada Jumat (26/6) di RS Premier Surabaya. Selanjutnya, tindakan operasi akan dilakukan secara bertahap bersama tim medis yang terlibat dalam kerja sama tersebut.

Selain menjalani operasi, para pasien juga memperoleh pemeriksaan kesehatan, pendampingan medis, serta edukasi bagi orang tua mengenai perawatan pascaoperasi. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung proses pemulihan sekaligus memastikan tumbuh kembang anak berlangsung secara optimal.

Program operasi kelainan kraniofasial sendiri bukan menjadi kegiatan baru bagi Yayasan Wings Peduli. Melalui pilar kesehatan, yayasan tersebut telah menjalankan program serupa sejak 2008 dan telah membantu lebih dari 200 anak dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi mendapatkan tindakan operasi.

Di luar program operasi, Yayasan Wings Peduli juga menjalankan kampanye Generasi Bersih Sehat yang telah menjangkau lebih dari 300 keluarga di Jakarta Timur. Program tersebut meliputi edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), layanan imunisasi, serta dukungan fasilitas bagi puskesmas.

Yayasan Wings Peduli menyatakan berbagai inisiatif tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mewujudkan tujuan perusahaan, yakni "Menjadikan Hidup Lebih Baik bersama Wings."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
BPJS Kesehatan Menanti Perp...
Luar Negeri
Hungaria Pasang Badan Lindu...

BMKG: Suhu Udara Indonesia Masih Normal

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BMKG: Suhu Udara Indonesia ...

Menteri UMKM: Ojol Resmi Jadi UMKM

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Menteri UMKM: Ojol Resmi Ja...
Nasional
Kemkomdigi Tutup Masa Sangg...

PT KAI: Penumpang KA BIAS Naik 24,90 Persen

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
PT KAI: Penumpang KA BIAS N...
Pemkot Bandung Siapkan 220 Titik Pengolahan Sampah demi Capai Targetkan Pengurangan Sampah hingga 250 Ton per Hari

Pemkot Bandung Siapkan 220 Titik Pengolahan Sampah demi Capai Targetkan Pengurangan Sampah hingga 250 Ton per Hari

01 Jul 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.