Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jeritan Anak-anak Berakhir Sunyi, Atap Gedung Bimbingan Belajar di Pakistan Runtuh dan Menewaskan 14 Anak

📅 Rabu, 01 Jul 2026, 10:56 WIB | Oleh:
Jeritan Anak-anak Berakhir Sunyi, Atap Gedung Bimbingan Belajar di Pakistan Runtuh dan Menewaskan 14 Anak Doc: Istimewa
Ket. Pejabat setempat mengatakan laporan awal menunjukkan bahwa pusat tersebut tidak terdaftar dan beroperasi di dalam bangunan tempat tinggal milik pribadi.

LAHORE - Empat belas anak meninggal setelah atap sebuah pusat bimbingan belajar runtuh di kota Lahore, Pakistan timur, pada hari Selasa, kata para pejabat penyelamat, sementara pihak berwenang membuka jalan untuk kemungkinan penyelidikan kelalaian.

Dari The Guardian, layanan darurat Punjab mengatakan tim penyelamat menemukan anak-anak dan seorang guru perempuan berusia 30 tahun di bawah reruntuhan fasilitas ekstrakurikuler swasta tersebut. Anak-anak yang tewas berusia lima hingga 16 tahun, sebagian besar di bawah usia sembilan tahun.

Menteri Informasi Punjab, Azma Bokhari, mengatakan laporan awal menunjukkan bahwa pusat bimbingan belajar tersebut tidak terdaftar dan beroperasi di dalam bangunan tempat tinggal milik pribadi dengan atap yang rusak. Pusat-pusat seperti ini umum di seluruh Pakistan, tempat anak-anak mengikuti pelajaran tambahan di luar jam sekolah reguler.

“Jika kelalaian, kecerobohan, atau pelanggaran hukum terbukti, pihak yang bertanggung jawab akan menghadapi tindakan hukum yang tegas,” kata Bokhari dalam sebuah pernyataan.

Para pekerja sedang memperbaiki genteng di gedung tersebut ketika atapnya ambruk, kata seorang saksi kepada kantor berita AFP.

Stasiun televisi Geo News menayangkan gambar para petugas penyelamat berseragam dan warga sipil yang menggunakan sekop dan tangan mereka untuk menggali tanah dan puing-puing di gedung yang sebagian runtuh.

“Atapnya dalam kondisi buruk,” kata paman salah satu korban kepada kantor berita AFP, menambahkan bahwa pekerjaan perbaikan sedang dilakukan pada genteng sementara anak-anak belajar.

Pihak berwenang berjanji akan melakukan penyelidikan dan polisi provinsi mengatakan pada X bahwa dua orang telah ditahan terkait bencana tersebut.

Polisi mengatakan mereka sedang mengumpulkan bukti di lokasi kejadian dan mengunggah video petugas yang berbicara dengan para penyelamat yang mengenakan helm pengaman di gedung tersebut, yang berada di area perumahan padat penduduk.

Marryam Khan, komisaris Lahore, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa “mereka yang bertanggung jawab atas insiden tersebut akan ditemukan melalui penyelidikan yang transparan, tidak memihak, dan segera”.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyampaikan belasungkawa dan mengatakan bahwa ia "berdoa untuk kesembuhan yang cepat bagi para korban luka dan mengarahkan pihak berwenang untuk memberikan mereka semua bantuan medis yang mungkin," menurut pernyataan yang dirilis oleh kantornya.

Runtuhnya atap dan bangunan sering terjadi di seluruh Pakistan, terutama karena standar keselamatan yang buruk dan bahan konstruksi yang tidak aman. Pada Juli tahun lalu, 27 orang tewas dan 10 luka-luka ketika sebuah bangunan lima lantai runtuh di daerah miskin Lyari di kota Karachi bagian selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Keajaiban di Venezuela, Tim...
Megapolitan
Padamkan Kebakaran TPA Jati...
Megapolitan
Kualitas Udara Jakarta pada...
  • Norwegia Lolos Dramatis ke 16 Besar Piala Dunia usai Kalahkan Pantai Gading 2-1
    Preview komentar:
    Luar biasa. Tetap semangat dan terus bertahan Fervoma ...
  • Shell dan Pertamina Kompak Pangkas Harga BBM Per 1 Juli 2026, Intip Siapa Paling Murah!
    Preview komentar:
    QLola Cash Management - BRI Cara aktivasi QLola ...
    QLola ib token cara Untuk Penguna Qlola aktivasi ...
  • Disnakertrans Cianjur: 42 PMI Alami Masalah di Negara Tujuan
    Preview komentar:
Presiden dan Wapres Tiba di Lokasi Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

Presiden dan Wapres Tiba di Lokasi Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

01 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.