Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

30 KK Korban Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin Diungsikan

📅 Rabu, 01 Jul 2026, 16:00 WIB | Oleh:
30 KK Korban Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin Diungsikan Doc: ANTARA/Azmi Samsul M
Ket. Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid meninjau pengungsi yang terdampak asap kebakaran TPA Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten.

KABUPATEN TANGERANG -- Pemerintah Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten menurunkan tim medis berasal dari puskesmas setempat untuk memberikan penanganan kesehatan terhadap warga yang mengungsi akibat asap kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk.

"Kita antisipasi dengan standby-nya petugas kesehatan yang ada di lokasi. Bahkan sekarang kita tidak perkenankan untuk pulang dulu untuk petugas kesehatan, harus stay juga bersama dengan warga masyarakat yang sementara ini kita tempatkan di kantor desa," kata Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid di Tangerang, Rabu.

Jumlah warga Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang yang diungsikan akibat terdampak asap kebakaran TPA Jatiwaringin, Kecamatan Mauk pada Selasa (30/6), bertambah menjadi 30 kepala keluarga (KK) atau 52 jiwa, sedangkan sebelumnya 15 jiwa.

Sebagian besar dari mereka yang mengungsi ke kantor desa setempat itu, kelompok ibu hamil dan anak-anak. Mereka diungsikan ke tempat aman, untuk mengantisipasi dampak bahaya dari kebakaran di lokasi pembuangan sampah tersebut.

"Sementara ini dievakuasi ke kantor kepala desa sebagai keamanan," kata dia.

Hingga saat ini, belum ada laporan tentang warga terdampak langsung kejadian tersebut.

"Sementara belum ada laporan (warga terdampak langsung), mudah-mudahan tidak ada. Karena ini memang musim kemarau," ucapnya.

Ia menjelaskan tim medis puskesmas diturunkan ke kantor desa setempat untuk memastikan keselamatan dan kesehatan pengungsi.

Terkait dengan situasi kebakaran di TPA Jatiwaringin, katanya, hingga saat ini masih dalam status kebencanaan Siaga I. Pasalnya, sejumlah titik api didapati menyala dan dilakukan proses pemadaman oleh petugas.

Berbagai pihak terkait masih berada di lokasi kebakaran TPA untuk penanganan kejadian tersebut.

"Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga terus stay di lokasi, Dinas Lingkungan Hidup stay di sini. Mudah-mudahan dengan upaya-upaya ini bisa ada hasil yang baik untuk bisa memadamkan api kebakaran TPA," ujar dia.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengatakan awal kejadian pada Selasa (30/6), pukul 11.00 WIB dengan luas areal kebakaran sekitar dua hektare, sedangkan hingga pukul 21.25 WIB meluas menjadi lima hektare.

"Kurang lebih tadi dengan dari Dinas LH, sekitar empat sampai lima hektare," katanya.

BPBD setempat sedang mengupayakan bantuan dari Bandan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mempercepat penanganan kejadian itu, karena saat ini pihaknya masih mengalami kendala teknis terkait dengan kondisi akses pemadaman yang sulit dijangkau petugas pemadam.

Kondisi TPA tersebut berupa tumpukan sampah yang menggunung, sedangkan kebakaran mengakibatkan asap cukup pekat.

"Dengan posisi tumpukan sampah seperti gunung menjadi kendala. Kesulitan kami untuk menjangkau ke atas kendaraan, sementara selang sudah cukup panjang juga tetapi memang karena pekatnya asap kita susah mengakses ke titik lokasi," ujarnya.

Dia menjelaskan pentingnya BNPB menurunkan helikopter pengebom air untuk mempercepat penanganan kedaruratan berupa kebakaran TPA setempat itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Otoritas Malaysia Turunkan Harga Bensin dan Solar Nonsubsidi Selama Sepekan

Otoritas Malaysia Turunkan Harga Bensin dan Solar Nonsubsidi Selama Sepekan

01 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 2
# 2
37 Komoditas Sumber Inflasi Dicermati
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.