Kapal Kontainer Kandas setelah Melewati Selat Hormuz Tidak pada Rute yang Tidak Ditentukan Iran
📅 Rabu, 01 Jul 2026, 16:59 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo STEHERAN - Sebuah kapal kontainer asing kandas di Selat Hormuz setelah memasuki perairan dangkal di luar jalur pelayaran yang ditetapkan oleh otoritas Iran, menurut media pemerintah Iran.
Dari Al Jazeera, laporan berita tersebut mengulangi peringatan Garda Revolusi bahwa kapal hanya boleh melintas melalui koridor di selatan pulau Larak Iran, yang menurut Teheran merupakan satu-satunya jalur masuk dan keluar yang disetujui untuk kapal yang melewati selat tersebut.
Serangan baru-baru ini terhadap kapal-kapal komersial telah merusak harapan untuk kembalinya pelayaran normal di Teluk setelah peningkatan lalu lintas menyusul kesepakatan sementara AS-Iran.
Besarnya kerusakan yang diderita masih belum jelas.
Angkatan laut Garda Revolusi “telah berulang kali memperingatkan para kapten, pemilik kapal, dan pejabat perusahaan pelayaran di seluruh dunia bahwa setiap masuk atau keluar melalui rute selain 'Rute Otoritas' di Teluk Persia dapat menyebabkan insiden yang tidak dapat diperbaiki”, demikian laporan media pemerintah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Laporan berita tersebut tidak menyebutkan dua kapal yang diserang Iran dalam beberapa hari terakhir karena melewati selat tanpa izin Teheran, termasuk satu kapal yang membawa minyak mentah dari Qatar.
Kebebasan navigasi di Hormuz 'hasil terpenting' dari pembicaraan AS-Iran
Menurut seorang analis, "hasil terpenting" dari kesepakatan AS-Iran adalah agar kapal-kapal komersial dapat kembali beroperasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ini sangat penting bukan hanya bagi kota-kota di Teluk Arab tetapi juga bagi ekonomi global,” kata Wolfgang Pusztai, seorang analis keamanan dan mantan atase pertahanan Austria.
Situasi saat ini sudah menguntungkan Teheran “karena Iran mampu mengekspor minyak dan ini berarti mampu mengisi cadangan keuangannya”, katanya kepada Al Jazeera.
“Jadi, semakin lama situasi ini berlangsung, semakin banyak keuntungan yang diperoleh Iran dari pendapatan finansial,” kata Pusztai.
Iran mengatakan akan mengadakan pembicaraan mengenai kesepakatan AS-Iran dengan mediator Qatar hari ini di Doha.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!