Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PERURI Ubah Limbah Kertas Berharga Menjadi Paving Block untuk Dukung Ekonomi Sirkular

📅 Rabu, 01 Jul 2026, 16:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
PERURI Ubah Limbah Kertas Berharga Menjadi Paving Block untuk Dukung Ekonomi Sirkular Doc: Antara
Ket. Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI) dalam ajang Sunda Karsa Fest: Karya Kreatif Jawa Barat (KKJ) 2026 yang berlangsung di Trans Convention Center, Bandung, Senin (26/6).

Jakarta - Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI) mengolah limbah kertas berharga (security waste) menjadi paving block sebagai bagian dari upaya mengurangi limbah produksi sekaligus mendukung penerapan ekonomi sirkular.

Inovasi tersebut diperkenalkan dalam ajang Sunda Karsa Fest: Karya Kreatif Jawa Barat (KKJ) 2026 yang berlangsung pada 26-28 Juni 2026 di Trans Convention Center, Bandung.

“Partisipasi PERURI dalam Sunda Karsa Fest KKJ 2026 adalah wujud nyata bahwa keberlanjutan bisa dicapai melalui langkah konkret. Mulai dari pengelolaan limbah produksi secara bijaksana, pemanfaatan kembali material, hingga kolaborasi dengan berbagai pihak," kata Head of Corporate Secretary PERURI Adi Sunardi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (1/7).

Pada pameran tersebut, PERURI menampilkan berbagai program keberlanjutan melalui booth sustainability yang mengusung inovasi pengelolaan limbah menjadi produk bernilai tambah. Limbah kertas berharga diolah melalui proses yang ketat untuk menjaga keamanan informasi.

Kertas dihancurkan dan dibakar menggunakan insinerator, kemudian abu hasil pembakaran dicampur dengan material lain hingga dicetak menjadi paving block.

Inovasi itu tidak hanya memastikan pemusnahan dokumen berstandar keamanan tinggi, tetapi juga mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA) serta mendukung penerapan ekonomi sirkular.

Adi mengatakan partisipasi perusahaan dalam Sunda Karsa Fest KKJ 2026 merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjalankan praktik bisnis yang berkelanjutan.

"Kami percaya, inovasi berkelanjutan tidak hanya memberikan dampak positif bagi lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai tambah yang nyata bagi masyarakat," ujar Adi.

Selain mengolah limbah kertas, PERURI juga memperkenalkan program Peruri WearCycle, yakni inisiatif mendaur ulang seragam kerja yang sudah tidak terpakai menjadi berbagai produk baru yang memiliki nilai guna.

Melalui program tersebut, perusahaan berupaya mengurangi limbah tekstil sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

PERURI juga memamerkan sejumlah inisiatif keberlanjutan lainnya, antara lain pelestarian biodiversitas, efisiensi energi melalui penggunaan lampu LED, operasional kendaraan listrik, pemanfaatan energi terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap, serta optimalisasi aset berbasis konsep ramah lingkungan.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Perusahaan menegaskan komitmennya dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sekaligus mendorong pengelolaan limbah yang bertanggung jawab untuk mendukung ekosistem industri yang lebih berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.