Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lawan Ketatnya Bisnis Energi, PDC Andalkan AI untuk Kejar Efisiensi

📅 Selasa, 30 Jun 2026, 11:14 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Lawan Ketatnya Bisnis Energi, PDC Andalkan AI untuk Kejar Efisiensi Doc: istimewa
Ket. Direktur Operasi & Marketing PT. Patra Drilling Contractor (PDC), Agam Munawar dalam diskusi bertajuk "Pengenalan AI untuk Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas Kerja" yang diselenggarakan di PDC Tower, Jakarta beberapa waktu lalu

JAKARTA – PT. Patra Drilling Contractor (PDC) terus mengembangkan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional, produktivitas, dan daya saing di tengah transformasi industri energi yang semakin mengandalkan pemanfaatan data serta teknologi digital.

Pengembangan tersebut menjadi salah satu fokus pembahasan dalam diskusi bertajuk "Pengenalan AI untuk Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas Kerja" yang diselenggarakan di PDC Tower, Jakarta beberapa waktu lalu. Kegiatan ini menghadirkan Tribe Leader Big Project PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Ahmad R. Djarkasih sebagai pembicara utama.

Direktur Operasi & Marketing PDC, Agam Munawar, dalam sambutannya mengatakan perkembangan teknologi menuntut perusahaan untuk terus beradaptasi agar mampu meningkatkan kualitas proses bisnis sekaligus memperkuat daya saing di industri jasa penunjang energi.

"Industri jasa penunjang energi menuntut kecepatan, akurasi, dan kemampuan mengambil keputusan berbasis data. AI menjadi salah satu instrumen yang dapat membantu perusahaan meningkatkan kualitas proses bisnis sekaligus mendukung efisiensi operasional tanpa mengesampingkan aspek tata kelola dan keselamatan kerja," ujar Agam.

Di lingkungan PDC, pemanfaatan AI mulai dikembangkan untuk mendukung berbagai proses bisnis, antara lain evaluasi tender, analisis kontrak, pengolahan dokumen, serta pemanfaatan data berbasis konteks dan natural language processing guna mendukung aspek Health, Safety, Security and Environment (HSSE). Pengembangan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kecepatan proses kerja, akurasi analisis, serta kualitas pengambilan keputusan.

Manager ICT PDC, Harmeiya Habonaran Harahap, menambahkan jika keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang digunakan, tetapi juga kesiapan organisasi dalam membangun ekosistem digital yang terintegrasi.

"Transformasi digital bukan semata-mata tentang mengadopsi teknologi baru, tetapi juga membangun kesiapan organisasi melalui pengelolaan data yang baik, sistem yang terintegrasi dengan keamanan yang terpadu dan penguatan kompetensi sumber daya manusia agar teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Ahmad R. Djarkasih, Tribe Leader Big Project PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, membagikan pengalaman implementasi AI di berbagai sektor industri. Menurutnya, pemanfaatan AI tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga membuka peluang lahirnya model bisnis dan sumber pertumbuhan baru.

Berdasarkan pengalaman Telkom dalam mendampingi transformasi digital di berbagai sektor, implementasi AI mampu meningkatkan efisiensi waktu dan biaya rata-rata hingga 49,1 persen, serta mendorong penciptaan sumber pendapatan baru sebesar 58 persen.

"Nilai terbesar AI bukan hanya pada otomatisasi pekerjaan, tetapi pada kemampuannya mengolah data menjadi informasi yang mendukung pengambilan keputusan secara lebih cepat, akurat, dan terukur," ujar Ahmad.

Melalui pengembangan pemanfaatan AI, PDC berkomitmen membangun proses bisnis yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi. Sejalan dengan itu, perusahaan akan terus memperkuat kompetensi sumber daya manusia, kesiapan infrastruktur digital, dan tata kelola data sebagai fondasi transformasi digital yang berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan bisnis di masa depan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.