Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa di Venezuela Bertambah Jadi 1.719, Warga Mencari Korban Tanpa Alat

📅 Selasa, 30 Jun 2026, 10:45 WIB | Oleh:
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa di Venezuela Bertambah Jadi 1.719, Warga Mencari Korban Tanpa Alat Doc: BBC/EPA
Ket. Warga dan sukarelawan mencari di antara reruntuhan hanya dengan tangan kosong.

CARACAS - Jumlah korban tewas akibat gempa bumi dahsyat yang melanda Venezuela lima hari lalu terus bertambah menjadi setidaknya 1.719 orang, kata ketua Majelis Nasional Jorge Rodriguez, Senin (29/6).

Rodriguez mengatakan, 5.034 orang terluka akibat gempa tersebut, dan puluhan ribu orang lainnya dinyatakan hilang.

Bantuan internasional telah dikerahkan, tetapi harapan untuk menemukan korban selamat semakin menipis. Pada Senin malam, seorang pria berusia 21 tahun menjadi berhasil diselamatkan setelah terjebak selama lebih dari 100 jam.

Gempa berkekuatan 7,2 dan 7,5 pada hari Rabu terjadi dalam selang waktu 39 detik di negara bagian La Guaira bagian utara, menyebabkan hampir 800 bangunan runtuh.

Presiden Sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, menyebut gempa dahsyat yang melanda sebagai "bencana alam paling brutal" dalam sejarah negara itu.

Gempa susulan pada hari Senin (29/6) kembali mengguncang La Guaira dan ibu kota Caracas dan diukur dengan magnitudo 4,6.

Di Catia La Mar yang berdekatan, upaya pencarian dan penyelamatan juga masih dilakukan oleh sukarelawan lokal dan tim internasional, dan ada kemarahan terhadap pihak berwenang.

"Pemerintah tidak melakukan apa pun untuk rakyat," teriak warga dari balik barisan pengamanan pada hari Jumat, di antara mereka banyak kerabatnya yang masih terjebak di bawah reruntuhan.

"Keluar! Keluar!" teriak mereka kepada Rodriguez.

Tiga hari setelah dua gempa dahsyat, kemarahan atas apa yang dianggap sebagai kelalaian pemerintah semakin meningkat -- begitu pula perasaan tidak berdaya.

Warga di Caracas dan negara bagian La Guaira yang terdampak parah di bagian utara terpaksa menggunakan tangan untuk menggali puing-puing, mencari korban selamat dan korban jiwa, karena kurangnya dukungan resmi.

Warga Venezuela menyerukan pengerahan tim penyelamat dan alat berat dipercepat untuk menyingkirkan blok-blok beton.

Warga yang terdampak juga sangat membutuhkan generator, mesin penghancur logam, dan ekskavator untuk membersihkan puing-puing, kata para korban.

"Ada sebuah ruangan di mana ada seorang wanita muda yang menjawab panggilan saya, dan namanya Jennifer, dari lantai 11," kata Antonio Bermudez, 45 tahun, kepada AFP.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp82.700/...
Advertisement
Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.