Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hutan Sagu Papua Dinilai Potensial Dukung Swasembada dan Ketahanan Pangan.

📅 Selasa, 30 Jun 2026, 11:15 WIB | Oleh:

Langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan sagu ialah memperluas akses masyarakat terhadap pangan lokal berbasis sagu, terutama di wilayah perkotaan, mendorong pengembangan industri kecil dan UMKM berbahan baku sagu agar memiliki nilai ekonomi lebih tinggi, memasukkan sagu sebagai bagian penting dalam kebijakan ketahanan pangan daerah, melakukan perlindungan dan rehabilitasi kawasan hutan sagu serta mengubah paradigma pembangunan pangan yang selama ini lebih berorientasi pada beras.

Melalui upaya-upaya tersebut diharapkan sagu tidak hanya dipandang sebagai makanan tradisional, tetapi sebagai sumber pangan masa depan Papua yang memiliki potensi ekonomi besar.

Festival sagu

Sejak 2023 hingga kini, Festival Colo Sagu eksis di Jayapura. Gerakan ini, selain menjadi upaya untuk mewujudkan ketahanan pangan, kearifan lokal, dan pelestarian lingkungan hidup, juga merupakan upaya melanjutkan perjuangan para pegiat sagu yang selama ini konsisten menjaga dan melestarikan pangan lokal khas Papua.

Kapolresta Jayapura Kota, sekaligus Founder Colo Sagu Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen mengatakan festival itu dapat menjadi momentum membangun kesadaran bersama untuk melestarikan hutan sagu, sekaligus mendorong lahirnya regulasi yang mendukung pengembangan sagu sebagai sumber pangan dan ekonomi masyarakat.

Festival tersebut diharapkan dapat menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat untuk menjaga warisan leluhur Papua demi keberlanjutan generasi mendatang.

Kepedulian masyarakat Papua dalam mengembangkan potensi ekonomi sagu yang melimpah ini perlu terus kita dorong brrsama. Sagu memang menjadi identitas budaya dan kebanggaan masyarakat di Bumi Cenderawasih, namun masih perlu diperbanyak upaya yang menjadikan bahan pangan itu sebagai sumber usaha bernilai ekonomi.

Dari data yang diperoleh, luas kawasan hutan sagu di Papua dari sebelumnya mencapai satu juta hektare, kini menyusut menjadi sekitar 700 ribu hektare. Melalui festival ini, diharapkan dapat membangkitkan kembali semangat mempertahankan kearifan lokal dan ketahanan pangan berbasis sagu di Papua.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Perum Bulog Buka Akses Guda...

Kabar bagus, Mulai Banyak Warga Mengunjungi Museum

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kabar bagus, Mulai Banyak W...

Perlindungan Wanita Harus Terus Ditingkatkan

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlindungan Wanita Harus T...

Gudang-gudang Milik Bulok Membuka Diri untuk Edukasi

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Gudang-gudang Milik Bulok M...

Perbanyak Pelatihan Seni dan Tari Guna Melestarikan Budaya

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perbanyak Pelatihan Seni da...

Link Jakarta- Budapest Diharapkan Memperkuat Kerja Sama

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Link Jakarta- Budapest Diha...

Putri Pariwisata Alami Tindakan Kriminalitas

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Putri Pariwisata Alami Tind...
  • Event Jakarta Awal Juli 2026: Dari Jakarta X Beauty hingga Festival Budaya Minang
    Preview komentar:
    Nomor customer service BRI QLola 0821-7850-9155 Call Center Cs ...
    Pukblikasi
  • Perum Bulog Buka Akses Gudang untuk Jadi Sarana Edukasi Masyarakat
    Preview komentar:
    Pukblikasi
    Apakah BRI ada CS online? Call Center Cs QLola ...
  • Kabar bagus, Mulai Banyak Warga Mengunjungi Museum
    Preview komentar:
    Pukblikasi
    QLola Internet Banking BRI Call Center Cs QLola Bri ...
Selasa, Layanan SIM Keliling Hadir di Lima Lokasi, Buka Pukul 08.00-14.00

Selasa, Layanan SIM Keliling Hadir di Lima Lokasi, Buka Pukul 08.00-14.00

30 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.