Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamentan Sudaryono: Indonesia Berkomitmen Keluar dari Ketergantungan Impor Pangan

📅 Senin, 29 Jun 2026, 07:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamentan Sudaryono: Indonesia Berkomitmen Keluar dari Ketergantungan Impor Pangan Doc: ANTARA
Ket. Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kalimantan Barat di Pontianak, Minggu (28/6/2026).

JAKARTA – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan Indonesia berkomitmen keluar dari ketergantungan impor pangan melalui peningkatan produksi dalam negeri sebagai bagian strategi memperkuat swasembada pangan nasional.

Menurut Sudaryono, pemerintah atas arahan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen menghentikan impor beras, jagung, dan gula, serta secara bertahap mengurangi ketergantungan terhadap impor komoditas pangan lainnya.

"Indonesia tidak boleh lagi bergantung pada impor pangan. Atas arahan Presiden Prabowo, kita berkomitmen menghentikan impor beras, jagung, gula, dan secara bertahap mengurangi ketergantungan terhadap impor komoditas pangan lainnya," kata Wamentan dalam keterangan di Jakarta, Minggu (29/6).

Dia menekankan hal tersebut saat menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kalimantan Barat di Pontianak, Minggu.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) itu, menegaskan Indonesia tidak lagi bergantung pada impor pangan seiring penguatan produksi domestik.

Menurut dia penghentian impor sejumlah komoditas pangan menjadi bagian strategi pemerintah memperkuat swasembada nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia.

"Yang terpenting, petani Indonesia harus semakin sejahtera," ujarnya.

Ia menegaskan, organisasi HKTI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan memastikan kesejahteraan petani meningkat seiring tercapainya swasembada pangan nasional.

"Petani tidak boleh lagi hidup susah. Petani padi, jagung, sawit, kopi, karet, hingga komoditas lainnya harus mendapatkan keuntungan dari hasil usahanya," tegasnya.

"Pemerintah hadir memastikan pupuk tersedia, produksi meningkat, dan harga hasil panen tetap menguntungkan," tambah Sudaryono.

Ia menegaskan komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo untuk mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Adapun komoditas pangan yang telah swasembada dan surplus meliputi beras, gula konsumsi, cabai besar, cabai rawit, jagung, minyak goreng, daging ayam, telur ayam, dan bawang merah.

Ia menambahkan kemandirian pangan hanya dapat tercapai apabila petani memperoleh perlindungan, kepastian usaha, serta harga hasil panen yang menguntungkan.

Dalam kesempatan tersebut, Wamentan Sudaryono juga memberikan perhatian khusus kepada petani kelapa sawit di Kalimantan Barat. Ia mengingatkan seluruh pabrik kelapa sawit agar membeli tandan buah segar (TBS) sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Rupiah Masih Tertekan, 29 Juni 2026

51 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Rupiah Masih Tertekan, 29 J...
Olahraga
Sinner dan Djokovic Jadi Bi...
Olahraga
Tundukkan Afrika Selatan 1-...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Tim Bola Voli Putra Indonesia Torehkan Sejarah,  Juara AVC Cup 2026 Usai Balas Kekalahan dari Korea Selatan

Tim Bola Voli Putra Indonesia Torehkan Sejarah, Juara AVC Cup 2026 Usai Balas Kekalahan dari Korea Selatan

28 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.