Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penuhi Syarat Bebas Buang Air Besar Sembarangan, Kelurahan Tomang Deklarasikan Status ODF

📅 Senin, 29 Jun 2026, 16:35 WIB | Oleh:
Penuhi Syarat Bebas Buang Air Besar Sembarangan, Kelurahan Tomang Deklarasikan Status ODF Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperkuat upaya mewujudkan lingkungan yang sehat melalui program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Salah satu langkah terbaru dilakukan melalui deklarasi komitmen Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan di Kelurahan Tomang, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperkuat upaya mewujudkan lingkungan yang sehat melalui program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Salah satu langkah terbaru dilakukan melalui deklarasi komitmen Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan di Kelurahan Tomang, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Deklarasi yang digelar di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Mandala, Senin (29/6), dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. Program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan permukiman yang lebih bersih, sehat, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dengan bergabungnya Kelurahan Tomang, jumlah wilayah yang telah berstatus ODF Komitmen di Jakarta terus bertambah. Hingga saat ini tercatat sebanyak 194 kelurahan atau sekitar 72,65 persen dari seluruh kelurahan di Ibu Kota telah mendeklarasikan komitmen tersebut.

"Dengan deklarasi di Kelurahan Tomang, jumlah kelurahan berstatus ODF Komitmen meningkat menjadi 72,65 persen atau 194 kelurahan," ujar Rano Karno.

Menurutnya, pencapaian tersebut menunjukkan Jakarta tidak hanya berupaya menjadi kota yang maju dari sisi ekonomi, tetapi juga terus meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan masyarakat. Status ODF dinilai menjadi salah satu indikator penting dalam menciptakan kota yang sehat dan layak huni.

Rano menegaskan bahwa ODF bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga sanitasi. Perubahan tersebut diyakini mampu menekan risiko penyakit berbasis lingkungan, meningkatkan kesehatan anak, serta menciptakan kawasan permukiman yang lebih nyaman.

Ia juga mengingatkan bahwa deklarasi tersebut bukan menjadi akhir dari proses yang dijalankan. Komitmen harus terus dipertahankan melalui kolaborasi pemerintah, tenaga kesehatan, kader, RT/RW, PKK, tokoh masyarakat, dunia usaha, hingga seluruh elemen warga.

"Deklarasi ini bukanlah akhir, tetapi awal untuk menjaga komitmen bersama menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat," kata Rano.

Ia berharap Kelurahan Tomang dapat menjadi contoh bagi wilayah lain sehingga semakin banyak kelurahan yang mampu mencapai status ODF secara penuh. Dengan begitu, Jakarta diharapkan dapat berkembang sebagai kota global yang sehat, nyaman, dan bermartabat.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainah menjelaskan salah satu syarat memperoleh status ODF adalah sedikitnya 500 kepala keluarga telah menggunakan fasilitas sanitasi yang memenuhi standar melalui program STBM atau memiliki akses mandi, cuci, kakus (MCK) yang layak.

Menurutnya, evaluasi lapangan sebelumnya menemukan masih ada warga yang belum memiliki sanitasi tertutup sehingga pemerintah melakukan berbagai langkah percepatan bersama lurah, camat, dan perangkat terkait agar target tersebut dapat dipenuhi.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan PAL JAYA, PAM JAYA, Baznas (Bazis), serta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman untuk memastikan kebutuhan sanitasi masyarakat dapat terpenuhi," ujar Iin.

Ia menambahkan, keberhasilan deklarasi ODF di Kelurahan Tomang tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Universitas Trisakti yang ikut membangun fasilitas MCK komunal ramah penyandang disabilitas dan lanjut usia. Ke depan, sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat akan terus diperkuat guna meningkatkan kualitas lingkungan serta kesehatan warga Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Jerman Catat Rekor Suhu Tertinggi Sepanjang Masa 41°C Saat Eropa Dilanda Gelombang Panas

Jerman Catat Rekor Suhu Tertinggi Sepanjang Masa 41°C Saat Eropa Dilanda Gelombang Panas

29 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.