Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasar Tanah Kongsi Siap Jadi Tujuan Wisata Gastronomi Kota Padang

4 Senin, 29 Jun 2026, 13:50 WIB | Oleh:
Pasar Tanah Kongsi Siap Jadi Tujuan Wisata Gastronomi Kota Padang Pasar Tanah Kongsi Siap Jadi Tujuan Wisata Gastronomi Kota Padang Doc: Antara/HO-Humas Pemkot Padang
Ket. Pengendara melintas di kawasan Pasar Tanah Kongsi, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat.

KOTA PADANG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menyiapkan Pasar Tanah Kongsi yang berada di Kecamatan Padang Barat sebagai tujuan wisata gastronomi dengan fasilitas pendukung Standar Nasional Indonesia (SNI).

"Kita terus menyiapkan Pasar Tanah Kongsi sebagai salah satu ikon wisata kuliner andalan sebagai tempat tujuan wisata gastronomi unggulan yang terintegrasi langsung dengan cagar budaya kawasan Kota Tua Padang," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Tanah Kongsi, Dinas Perdagangan Kota Padang Masrizal Raba'is di Padang, Senin.

Masrizal mengatakan pengembangan pasar rakyat ini berfokus pada keunikan potensi kuliner lokal, serta peningkatan kualitas fasilitas pasar melalui penerapan SNI.

Pasar Tanah Kongsi sendiri memiliki karakteristik kuliner yang tergolong spesifik dan heterogen serta tidak dapat ditemukan di tempat lain karena lahir dari akulturasi empat budaya.

"Pasar Tanah Kongsi memiliki berbagai macam dan spesifik kuliner yang tidak ditemui di pasar yang lain. Kuliner ini dijual langsung oleh etnis Minangkabau, Tionghoa, India, dan Nias," ujar dia.

Untuk mendukung kenyamanan para pengunjung dan wisatawan yang datang, pihak UPTD telah menyiapkan langkah konkret berupa penataan ulang lapak pedagang yang mengacu pada regulasi SNI 8152:2015 tentang Pasar Rakyat.

Proses menuju pasar berstandar nasional ini telah dirintis sejak 2024 dan sertifikat resminya diserahkan pada 2025. Aturan tersebut menjadi acuan bagi Pemkot Padang terkait operasional di lapangan.

"Di situ sudah mengatur bagaimana standar operasional prosedur dalam hal penataan, baik itu segi kebersihan, keamanan dan penataan zona yang harus kita ikuti sesuai SNI tersebut," jelasnya.

Ke depannya, UPTD Pasar Tanah Kongsi membidik target perluasan promosi dengan menjalin kerja sama bersama sektor pariwisata daerah. Langkah penggabungan ini dinilai potensial karena secara geografis letak Pasar Tanah Kongsi menyatu dan menjadi bagian dari kawasan bersejarah Kota Tua Padang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...

Kapolri silaturahmi dengan KWI

1 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Kapolri silaturahmi dengan KWI

Seni ukir Suku Kamoro di Papua Tengah

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Seni ukir Suku Kamoro di Pa...
Advertisement
Bek Timnas Indonesia Sabet "Man of the Match" Liga Champions Usai Lille Tahan Imbang Bodo/Glimt

Bek Timnas Indonesia Sabet "Man of the Match" Liga Champions Usai Lille Tahan Imbang Bodo/Glimt

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.