Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ratusan Petugas Gabungan Dikerahkan, Karhutla Bromo Dapat Dikendalikan

📅 Jumat, 14 Agu 2026, 08:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ratusan Petugas Gabungan Dikerahkan, Karhutla Bromo Dapat Dikendalikan Doc: ANTARA
Ket. Petugas gabungan berusaha memadamkan karhutla di Gunung Bromo, Rabu (12/8/2026).

Kabupaten Probolinggo – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Bromo, Jawa Timur, dapat dikendalikan dan padam setelah ratusan petugas gabungan memadamkan sejumlah titik api, baik di Kabupaten Probolinggo maupun Pasuruan, di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

"Alhamdulillah, berdasarkan informasi dari petugas yang berada di lokasi, sudah tidak terlihat titik api. Tapi, petugas akan tetap memantau keesokan harinya," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, saat dikonfirmasi melalui telepon di Probolinggo, Kamis malam.

Menurutnya, petugas terus bersiaga untuk melakukan pendinginan di sejumlah lokasi agar titik api tidak kembali muncul dan memperluas kawasan yang terbakar di Gunung Bromo.

"Mudah-mudahan semuanya sudah padam dan tidak ada lagi titik api baru karena semua petugas gabungan berjibaku tanpa henti memadamkan karhutla. Petugas juga membuat sekat bakar untuk mencegah meluasnya titik api," tuturnya.

Upaya pemadaman, lanjutnya, dilakukan secara terpadu melalui operasi darat dan udara.

Tim gabungan darat disiapkan untuk melakukan pemadaman langsung pada titik api, sedangkan operasi udara dilakukan melalui dukungan helikopter water bombing sebanyak tiga helikopter.

Tiga helikopter tersebut bertugas memadamkan dan melakukan pembasahan di dua lokasi, yakni kawasan P30 Kabupaten Probolinggo dan Pusung, Desa Wonokitri, Kabupaten Pasuruan.

Dalam mendukung operasi di lapangan, unsur gabungan mengerahkan sejumlah sarana dan peralatan, antara lain enam unit mobil pemadam kebakaran, satu unit water drone BNPB, satu unit helikopter water bombing, 70 unit sepeda motor trail, lima unit kendaraan double cabin, serta peralatan pemadaman manual.

"Masyarakat juga diimbau tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kepulan asap di sekitar kawasan hutan," kata Oemar.

Selain pemadaman, patroli darat dan pemantauan udara terus dilakukan untuk mengidentifikasi titik api maupun titik panas.

Pemantauan juga diperkuat dengan pengamatan visual dan penggunaan aplikasi Sistem Monitoring Hutan dan Lahan (SIPONGI) guna mendeteksi titik panas serta mengantisipasi munculnya titik api baru.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa luas kawasan TNBTS yang terbakar di empat kabupaten yakni Kabupaten Probolinggo, Malang, Lumajang dan Pasuruan tercatat mencapai 1.120 hektare.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • RAPBN 2027 di Depan Mata, Investor Menanti Jawaban Pemerintah soal Arah Ekonomi Indonesia
    Preview komentar:
    Sejalan dengan kehati-hatian fiskal yang disepakati Banggar DPR ...
  • El Nino Ancam Produksi Pangan, Pengelolaan Air dan Perlindungan Petani Perlu Diperkuat
    Preview komentar:
    Sejalan dengan rekomendasi penerapan climate-smart agriculture yang didorong ...
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra2
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival

Lembang Street Carnival 2026

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Lembang Street Carnival 2026

Jogja Fashion Week 2026

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Jogja Fashion Week 2026
Luar Negeri
Nama Trump Kembali Dipasang...
Nasional
Bea Cukai gagalkan penyelun...

Produksi ekspor briket arang di Kota Serang

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Produksi ekspor briket aran...
Daerah
Heboh Dugaan Bullying di SM...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Ada Pidato Presiden, Hindari Kawasan Lalin Sekitar DPR

Ada Pidato Presiden, Hindari Kawasan Lalin Sekitar DPR

14 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.