Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kasus HIV/AIDS di Palu Capai 2.021 Selama 25 Tahun, Pemkot Intensifkan Edukasi Masyarakat

📅 Minggu, 24 Mei 2026, 05:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kasus HIV/AIDS di Palu Capai 2.021 Selama 25 Tahun, Pemkot Intensifkan Edukasi Masyarakat Doc: Antara
Ket. Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhiddin ikut kampanye kemanusiaan HIV/AIDS yang digagas Pojok Rupiah untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, Sabtu (23/5).

Palu - Komunitas Pojok Rupiah dan Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah menggencarkan kampanye kemanusiaan HIV/AIDS guna meningkatkan kesadaran masyarakat mencegah penyakit tersebut.

"HIV/AIDS dipicu pergaulan bebas, maka lewat kampanye ini kami mengajak masyarakat mengutamakan moral, mengedepankan sisi kesehatan," kata Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhiddin pada kampanye kemanusiaan HIV/AIDS di Palu, Sabtu (23/5).

Di kesempatan itu ia meminta masyarakat, terutama generasi muda menjauhi pergaulan bebas, karena tindakan seperti itu merusak mental maupun moral, termasuk memberikan dampak negatif terhadap kesehatan.

Maka kampanye yang digagas Pojok Rupiah salah satu langkah positif dalam membangun kehidupan sosial yang lebih bermartabat, sekaligus bagian dari edukasi tentang pencegahan dan dampak kesehatan yang ditimbulkan yaitu HIV/AID.

"Kami berharap masyarakat sadar bahaya HIV/AIDS, kemudian masyarakat juga perlu memberi penguatan kepada penderitanya supaya mereka memiliki semangat hidup," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palu Rochmat Jasin mengemukakan jumlah kasus HIV/AIDS di ibu kota Sulawesi Tengah secara akumulatif selama 25 tahun terakhir mencapai sekitar 2.021 kasus.

Maka Pemkot Palu terus melakukan upaya pencegahan penularan, baik melalui sosialisasi dan edukasi maupun penguatan perilaku hidup sehat.

"Paling penting adalah bagaimana kita membangun perilaku hidup bersih dan sehat. Kami memiliki komitmen kuat menyejahterakan masyarakat dari sisi kesehatan, termasuk edukasi berkelanjutan supaya HIV/AIDS tidak menjadi penyakit yang mewabah," ucapnya.

Kata dia peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tersebut.

"Pemkot Palu telah menyediakan fasilitas kesehatan (faskes) rujukan untuk pemeriksaan HIV/AIDS yakni Puskesmas Birobuli dan Puskesmas Talise. Silakan masyarakat manfaatkan faskes itu untuk melakukan pemeriksaan mandiri," tutur Rochmat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Rapat Kerja Komite IV DPD RI dan Pemerintah

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Rapat Kerja Komite IV DPD R...
Megapolitan
Jakarta Tak Boleh Kehilanga...
Petakan Musim Kemarau di Sumsel, Simak Peta Perkembangannya dari BMKG

Petakan Musim Kemarau di Sumsel, Simak Peta Perkembangannya dari BMKG

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.