Pancasila Tak Boleh Sekadar Slogan, Ketua MPR: Negara Harus Lindungi Rakyat
📅 Jumat, 14 Agu 2026, 09:57 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoJAKARTA - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani menegaskan Pancasila harus terlihat nyata dalam cara negara melindungi rakyatnya.
Ia mengatakan bahwa hal itu harus terlihat dalam cara hukum ditegakkan, termasuk upaya untuk terus memberantas korupsi menjadi prioritas, cara kekayaan nasional dikelola, serta cara rakyat bersatu di tengah perbedaan.
"Itulah nilai dan semangat Pancasila," ucap Muzani saat menyampaikan pidato pengantar pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat.
Menurut ia, setiap kali bangsa Indonesia kembali kepada Pancasila sebagai titik temu, seluruh elemen bangsa mendapatkan energi besar dan jalan untuk bangkit bersama.
Dalam perjalanan sejarahnya, Muzani mengatakan Pancasila telah berkali-kali mengalami ujian. Bangsa Indonesia pernah menghadapi pergolakan politik, konflik ideologis, ketegangan antarkelompok, krisis ekonomi, kekerasan komunal, ancaman separatisme, terorisme, bahkan pandemi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun demikian, sebagai dasar negara, Pancasila merupakan titik temu terbesar yang pernah dicapai bangsa Indonesia.
Muzani juga menegaskan Pancasila lahir bukan dari ruang hampa, melainkan tumbuh dari pengalaman sejarah, kebudayaan, agama, dan kearifan yang hidup di tengah masyarakat Indonesia.
"Pancasila dirumuskan melalui perdebatan, perenungan, serta kesediaan untuk menemukan jalan yang dapat diterima oleh semua golongan," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada Jumat ini, MPR RI, DPR RI, dan DPD RI, menggelar Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI.
Kegiatan tersebut salah satunya beragendakan Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selain pidato, pemerintah juga akan menayangkan video capaian kinerja pemerintah.
Sidang tahunan ini merupakan agenda kenegaraan untuk menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang memiliki tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!