Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Bangka Tengah Ingatkan Warga Waspadai Dampak Perubahan Iklim

📅 Senin, 29 Jun 2026, 10:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Bangka Tengah Ingatkan Warga Waspadai Dampak Perubahan Iklim Doc: ANTARA
Ket. Kepala BPBD Bangka Tengah Yudhi Sabara.

KOBA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi dampak perubahan iklim yang berpotensi memicu bencana.

Kepala BPBD Bangka Tengah Yudhi Sabara di Koba, Minggu(28/6), mengatakan perubahan iklim global meningkatkan potensi bencana alam dengan dampak semakin luas di daerah.

Menurut Yudhi, perubahan iklim memicu meningkatnya frekuensi kejadian bencana disertai intensitas lebih ekstrem sehingga memerlukan kesiapsiagaan seluruh masyarakat sejak dini.

Empat jenis bencana paling sering terjadi meliputi banjir, angin puting beliung, kebakaran hutan dan lahan, serta kebakaran pada lainnya.

BPBD Bangka Tengah mencatat hingga saat ini terjadi sebanyak 192 kejadian bencana yang tersebar di berbagai wilayah kabupaten tersebut sepanjang tahun.

Rinciannya meliputi empat kejadian banjir, 175 kasus kebakaran hutan dan lahan, sembilan kejadian puting beliung, serta tujuh kebakaran lainnya tercatat.

BPBD juga telah memetakan sejumlah kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau berlangsung.

Wilayah rawan tersebut mencakup sepanjang ruas Jalan Desa Penyak hingga Desa Terentang, kawasan By Pass Koba, serta Arung Dalam.

Selain kawasan tersebut, beberapa titik di kecamatan lainnya juga masuk pemetaan BPBD sebagai daerah yang memiliki potensi kebakaran cukup tinggi.

Yudhi menjelaskan jumlah titik rawan kebakaran dapat terus bertambah apabila musim kemarau berlangsung lebih panjang dibandingkan kondisi biasanya setiap tahun.

Menurut dia, titik yang sebelumnya tidak termasuk kategori rawan dapat berubah menjadi rentan terbakar akibat kekeringan berkepanjangan selama musim kemarau berlangsung.

"Maka kita imbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, menghindari pembakaran lahan, serta segera melaporkan kejadian bencana kepada petugas agar cepat ditangani," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Harga Cabai Rawit Rp105.300/Kg, Telur Ayam Rp29.700/Kg

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp105.300...
Advertisement
Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.