Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Jatim Targetkan Produksi Padi Naik hingga 5 Persen pada 2026

📅 Jumat, 08 Mei 2026, 19:18 WIB | Oleh:
Pemprov Jatim Targetkan Produksi Padi Naik hingga 5 Persen pada 2026 Doc: antara foto
Ket. Panen raya di Jatim

MADIUN - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan produksi padi di wilayah setempat pada 2026 naik hingga 5 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sekaligus mempertegas komitmen pemprov sebagai lumbung pangan nasional yang berkelanjutan.

"Peningkatan ini tidak hanya bagaimana kita memaksimalkan produksi padi dan beras di Jawa Timur, tapi juga kita ingin menjadi bagian yang bisa membawa Indonesia bukan hanya berketahanan pangan tapi berkedaulatan pangan berkelanjutan," Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat memimpin Gerakan Panen dan Percepatan Tanam di Desa Gading, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jumat (8/5).

Berdasarkan data Angka Tetap BPS Tahun 2025, Jatim mencatat luas panen sebesar 1,84 juta hektare dengan produksi padi mencapai 10,44 juta ton Gabah Kering Giling (GKG). Angka itu meningkat 12,60 persen dibanding tahun sebelumnya yang sebesar 9,77 juta ton.

Sementara berdasarkan rilis BPS tanggal 4 Mei 2026, potensi produksi padi Januari–Juni 2026 diperkirakan mencapai 6,62 juta ton GKG, atau meningkat sekitar 5,28 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

"Ini artinya produktivitas pertanian Jawa Timur tetap tumbuh positif dan resilien di tengah berbagai tantangan global dan perubahan iklim. Insya Allah Jatim tetap menjadi tumpuan ketahanan pangan," ungkap Gubernur Khofifah.

Guna mewujudkan target dan kedaulatan pangan yang berkelanjutan, Gubernur Khofifah menekankan pentingnya modernisasi alat dan mesin pertanian (alsintan) di berbagai wilayah di Jawa Timur.

Modernisasi alsintan menjadi bagian yang sangat penting seperti penggunaan transplanter, rotavator, drone sprayer, hingga Combine Harvester.

Berbagai langkah strategis telah dilakukan Pemprov Jatim guna mendorong kedaulatan pangan berkelanjutan. Di antaranya adalah melakukan percepatan tanam pada lahan-lahan yang sudah selesai panen dengan memanfaatkan benih unggul bersertifikat yang tahan kekeringan.

Kemudian mengoptimalkan penggunaan alat dan mesin pertanian atau alsintan agar proses panen, olah tanah, hingga tanam kembali dapat berjalan lebih cepat dan efisien.

Yang ketiga adalah menyusun pola tanam adaptif berbasis teknologi dan mitigasi perubahan iklim serta keempat, memperkuat pengelolaan irigasi melalui pompanisasi, rehabilitasi jaringan irigasi tersier, pembangunan perpompaan, serta optimalisasi sumber air.

Upaya berikutnya adalah memperkuat sistem pelaporan cepat apabila terjadi bencana alam maupun serangan organisme pengganggu tanaman.

Senada dengan Gubernur Khofifah, Plh. Dirjen Tanaman Pangan Kementan RI Tin Latifah mengatakan bahwa pemerintah melalui Kementan RI telah membreakdown kira-kira dalam satu tahun luasan tanah yang harus ditanam mencapai 16 juta hektare.

Jawa Timur disebutnya telah berkontribusi hingga Mei 2026 mencapai 238.000 ha dari target 1,7 juta hektare seluruh Indonesia.

Mengacu pada data BPS, dimana Semester 1 Januari-Juni, diprediksi produksi padi Jawa Timur lebih besar 5 persen daripada di 2025. Ini dengan catatan bahwa harus memitigasi jangan sampai yang sudah ditanam itu terjadi puso karena OPT maupun karena kekeringan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Mafia BBM Bersubsidi Terbongkar

36 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Mafia BBM Bersubsidi Terbon...
Megapolitan
Kriyanusa Jadi Ajang Promos...
Megapolitan
Ratusan Aduan Perubahan Des...
Olahraga
FIFA Asean Cup, Timnas Haru...
Advertisement
Hati-hati! Pengguna iPhone 18, Waspada Kaspersky Deteksi Modus Penipuan Situs Palsu Kuras Rekening

Hati-hati! Pengguna iPhone 18, Waspada Kaspersky Deteksi Modus Penipuan Situs Palsu Kuras Rekening

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.