Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian Ekraf Jalin Kolaborasi untuk Pemanfaatan IP Lokal

📅 Senin, 04 Mei 2026, 20:53 WIB | Oleh:
Kementerian Ekraf Jalin Kolaborasi untuk Pemanfaatan IP Lokal Doc: ANTARA/HO-Kemenekraf
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar (tengah) saat menghadiri GT World Challenge Asia Powered by AWS di Pertamina Mandalika International Circuit, Kabupaten Lombok Tengah, Minggu (3/5).

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif mendorong integrasi ekonomi kreatif dengan industri global melalui kolaborasi untuk pemanfaatan kekayaan intelektual (KI) dalam ajang GT World Challenge Asia Powered by AWS di Pertamina Mandalika International Circuit, Nusa Tenggara Barat.

“Kegiatan ini bukan hanya ajang, tetapi juga sangat inklusif. Yang penting kita berani bermimpi, karena mimpi itu bisa diwujudkan, dan ini adalah panggungnya,” ujar Wakil Menteri Ekraf Irene Umar dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin (4/5).

Dalam ajang ini, Kementerian Ekraf berkolaborasi dengan Radical Motorsport, Sekuya EVOS Racing, Maxdecal, serta perusahaan IP TaleX untuk menghadirkan KI lokal Starla X Roar pada livery mobil balap. KI tersebut digunakan oleh Erika Richardo dan Jheremy Owen yang berkompetisi dalam sesi Radical Time Attack, yaitu balapan yang berfokus pada pencapaian waktu putaran tercepat.

Menurut dia, partisipasi tersebut menjadi simbol transformasi dalam ekosistem ekonomi kreatif. Dari kreator yang sebelumnya melukis mobil balap pada ajang serupa, kini keduanya tampil sebagai pembalap di lintasan internasional.

Perubahan ini menunjukkan bahwa kreativitas dapat membuka jalur karier baru hingga ke sektor profesional yang berbeda.

“Indonesia menunjukkan bahwa kita adalah negara yang inklusif, dengan ruang yang terbuka bagi semua,” kata Wamen Ekraf.

Kementerian Ekraf menilai ajang ini tidak hanya menghadirkan kompetisi, tapi, juga memperlihatkan integrasi antara ekonomi kreatif, olahraga, dan pariwisata dalam satu ekosistem. Pengembangan kawasan Mandalika oleh Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) turut memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah kegiatan internasional.

Selain menghadirkan kolaborasi KI, penyelenggaraan tahun ini juga menampilkan Krida Agya One Make Race (OMR) Kartini Race sebagai ruang partisipasi bagi pembalap perempuan. Program ini memperkuat pesan kesetaraan sekaligus mendorong regenerasi talenta perempuan dalam ekosistem motorsport nasional.

Kolaborasi antara KI lokal, talenta kreatif, dan platform global ini dinilai sebagai langkah strategis dalam membuka peluang baru bagi industri kreatif nasional. Kementerian Ekraf meyakini, dengan kolaborasi lintas sektor yang konsisten dan keberanian talenta untuk melampaui batas, Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi, tampil sebagai pemain utama yang membentuk arah baru industri kreatif global. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
Daerah
Hadapi Kekeringan, BPBD Cil...
Advertisement
Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.