Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Susun Arah Kebijakan Pembangunan, BPS Bekasi Potret Aktivitas Ekonomi Warga Mulai Skala Mikro hingga Investasi Besar

📅 Kamis, 25 Jun 2026, 06:32 WIB | Oleh:
Susun Arah Kebijakan Pembangunan, BPS Bekasi Potret Aktivitas Ekonomi Warga Mulai Skala Mikro hingga Investasi Besar Doc: antara foto
Ket. Aktivitas ekonomi warga Kabupaten Bekasi, Jabar.

KABUPATEN BEKASI - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, memotret aktivitas ekonomi warga sebagai dasar menyusun arah kebijakan pembangunan daerah melalui kegiatan Sensus Ekonomi 2026, yang menyasar unit usaha dari berbagai sektor mulai skala mikro hingga investasi besar.

Ketua Tim Humas BPS Kabupaten Bekasi Rengga Adhy Pratama menjelaskan rangkaian Sensus Ekonomi (SE) 2026 sudah dimulai sejak Mei 2026 melalui tahapan koordinasi awal bersama lintas pemangku kepentingan, kegiatan sosialisasi serta pembukaan pengisian data secara mandiri.

"Memasuki pertengahan Juni hingga 31 Agustus nanti, petugas mendata secara door to door dengan mendatangi tempat tinggal maupun unit-unit usaha untuk melakukan wawancara," katanya di Cikarang, Bekasi, Rabu (24/6).

Sebanyak 2.400 petugas sensus dikerahkan usai mengikuti pelatihan pada 2-14 Juni 2026.

Mereka direkrut melalui platform Sobat BPS dan berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa hingga ibu rumah tangga yang telah memenuhi persyaratan dan lolos tahapan seleksi.

Para petugas sensus yang telah dibekali pelatihan serta pengetahuan khusus tersebut memiliki beban kerja bervariasi dengan rata-rata satu petugas menangani hingga tiga wilayah rukun tetangga (RT).

"Ada petugas yang mendata sampai lima RT, tergantung wilayah kecamatan. Kami menggunakan waktu ini juga untuk mengupdate kondisi terkini aktivitas perekonomian masyarakat secara luas," katanya.

Pihaknya melalui kegiatan ini berupaya memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai kondisi terkini maupun perkembangan aktivitas ekonomi di Kabupaten Bekasi.

Menurut dia, perkembangan teknologi membuat pola usaha masyarakat terus mengalami perubahan. Saat ini, banyak pelaku usaha yang tidak lagi memiliki toko atau usaha secara fisik, tetapi tetap dapat menjalankan kegiatan ekonomi aktif dari rumah melalui internet.

"Karena itu, cakupan sensus ekonomi 2026 diperluas agar mampu menjangkau berbagai jenis usaha yang sebelumnya sulit teridentifikasi secara langsung di lapangan. Bukan hanya perusahaan besar, pelaku usaha yang menjalankan usaha dari rumah juga menjadi sasaran pendataan," kata Rengga.

Petugas Sensus BPS Kabupaten Bekasi Annisa Rahma menambahkan SE 2026 turut mendata pelaku usaha digital seperti konten kreator, TikToker, pemengaruh atau influencer hingga pekerja jasa lain yang menjalankan aktivitas ekonomi dari rumah.

Pihaknya juga melakukan pendataan pada sektor pertanian yang dinilai masih menjadi penopang kehidupan masyarakat Kabupaten Bekasi. Langkah ini dilakukan di tengah marak alih fungsi lahan hijau menjadi kawasan industri dan perumahan.

"Isu alih fungsi lahan menjadi perhatian serius pemerintah daerah, termasuk upaya menjaga keberlanjutan lahan sawah di wilayah ini. Sekarang tidak boleh ada alih fungsi lahan lagi, karena lahan sawah harus dilindungi," ujarnya.

Melalui SE 2026, pemerintah diharapkan memperoleh data lebih lengkap mengenai struktur usaha, potensi ekonomi serta perkembangan sektor baru yang tumbuh seiring transformasi digital. Data tersebut akan menjadi landasan menyusun program kebijakan yang lebih tepat sasaran guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
    Goblok. Orderan saja ga pernah dikasih jika ga ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Daerah
Pos Polisi Lalu Lintas Marg...
Luar Negeri
Kota Wina Digugat soal Tari...
Luar Negeri
Krisis Air Makin Parah! War...
Olahraga
Drama 6 Gol! AC Milan Menan...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Mengenaskan Jumlahnya Terus Bertambah! Korban Jiwa Gempa M7,7 Tembus 47 Orang hingga Sabtu Malam

Mengenaskan Jumlahnya Terus Bertambah! Korban Jiwa Gempa M7,7 Tembus 47 Orang hingga Sabtu Malam

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.