Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kekeringan 'Sapu' Cilacap, 8 Desa Terdampak

📅 Sabtu, 04 Jul 2026, 20:22 WIB | Oleh:
Kekeringan 'Sapu' Cilacap, 8 Desa Terdampak Doc: Antara

CILACAP - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, hingga 2 Juli 2026 telah menyalurkan 117.000 liter air bersih atau setara 24 tangki bagi warga terdampak kekeringan di delapan desa pada enam kecamatan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap Taryo di Cilacap, Sabtu, mengatakan bantuan disalurkan ke Desa Klumprit dan Kedungbenda (Kecamatan Nusawungu), Karangkemiri (Jeruklegi), Cinangsi (Gandrungmangu), Cimrutu dan Rawaapu (Patimuan), Ujungalang (Kampunglaut), serta Karangbenda (Adipala), dengan total penerima 1.063 keluarga atau 3.942 jiwa.

“Hingga Kamis (2/7), distribusi terbanyak diberikan ke Desa Karangkemiri, Kecamatan Jeruklegi, sebanyak 10 tangki. Sementara Desa Cinangsi, Cimrutu-Rawaapu, dan Ujungalang masing-masing menerima tiga tangki, sedangkan Desa Klumprit dan Kedungbenda dua tangki, serta Desa Karangbenda satu tangki,” kata Taryo.

Khusus penyaluran pada Kamis (2/7), pihaknya mendistribusikan enam tangki air bersih, masing-masing satu tangki ke Desa Cinangsi, Desa Cimrutu, Desa Rawaapu, dan Desa Ujungalang, serta dua tangki ke Desa Karangkemiri.

Berdasarkan hasil kaji cepat BPBD bersama pemerintah desa, lanjut dia, wilayah-wilayah tersebut mengalami keterbatasan air bersih akibat menurunnya debit sumber air yang selama ini dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari.

Bahkan, kata dia, sebagian warga terdampak kekeringan di Dusun Bondan RT 04 RW 01, Desa Ujungalang, Kecamatan Kampunglaut, harus mengambil air dari lokasi yang lebih jauh dengan menggunakan perahu.

“Krisis air bersih di Dusun Bondan berdampak kepada 70 keluarga atau 250 jiwa yang terdiri atas 100 laki-laki, 100 perempuan, 20 lanjut usia, tiga ibu hamil, dan 25 balita, sehingga kami mendistribusikan bantuan pada Kamis (2/7) ke wilayah tersebut,” katanya.

Ia mengatakan BPBD terus memantau perkembangan kondisi kekeringan di berbagai wilayah Kabupaten Cilacap dan menyiagakan armada tangki air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat apabila wilayah terdampak terus bertambah selama musim kemarau.

“Kami mengimbau pemerintah desa dan masyarakat segera melaporkan apabila mengalami kesulitan memperoleh air bersih agar bantuan dapat segera disalurkan secara cepat dan tepat sasaran,” kata Taryo. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Inggris Tolak Tekanan Uni E...
Daerah
Dua Petugas PLN Gadungan Pe...
Ekonomi
Belasan Orang Diamankan dal...

Mawar de Jongh Rilis Single Terbaru “Oh Semoga”

53 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Mawar de Jongh Rilis Single...
Advertisement
KBRI: Dua WNI Terluka dalam Serangan Houthi di Arab Saudi

KBRI: Dua WNI Terluka dalam Serangan Houthi di Arab Saudi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.