Prancis Isolasi 5 Orang Kontak Ebola demi Bendung Virus Masuk Eropa
📅 Kamis, 25 Jun 2026, 16:08 WIB | Oleh: Deri HenriawanPARIS - Prancis telah mengidentifikasi dan mengisolasi lima orang yang diduga terpapar Ebola setelah berada dalam satu penerbangan dengan seorang dokter yang dinyatakan positif mengidap penyakit tersebut.
Menteri Kesehatan Prancis Stephanie Rist mengatakan pada Rabu (24/6) bahwa dokter itu sebelumnya bekerja di Republik Demokratik (RD) Kongo sebelum kembali ke Prancis.
Menurut Rist, pasien tersebut merupakan "dokter berpengalaman yang baru kembali dari sebuah misi" dan tidak mengetahui bahwa dia telah terinfeksi virus Ebola.
"Dia tidak menunjukkan gejala apa pun saat naik pesawat, dan tidak berada dalam kondisi menularkan penyakit karena dia seorang dokter dan mulai mengalami sakit kepala dalam penerbangan, dia memberikan peringatan" agar dapat memperoleh penanganan medis setibanya di Paris.
Dokter tersebut ditempatkan dalam isolasi di rumah sakit begitu pesawat yang ditumpanginya mendarat. Menurut Rist, dia akan tetap menjalani isolasi di sana selama 21 hari, sesuai dengan masa inkubasi penyakit tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berdasarkan data otoritas kesehatan RD Kongo, jumlah kumulatif kasus terkonfirmasi Ebola di negara itu meningkat menjadi 1.094.
Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (European Centre for Disease Prevention and Control/ECDC) memperkirakan risiko tertular penyakit tersebut bagi masyarakat yang tinggal di Eropa sangat rendah. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!