Stimulus Harus Diikuti Reformasi Struktural
📅 Rabu, 24 Jun 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi“Stimulus dapat membantu menjaga pertumbuhan dalam beberapa kuartal ke depan, tetapi pada akhirnya stimulus hanya membeli waktu,” kata Fakhrul.
Ia menilai pertumbuhan berkelanjutan tetap membutuhkan investasi, penciptaan lapangan kerja produktif, serta peningkatan produktivitas nasional. Karena itu, ia mendorong pemerintah untuk menjadikan stimulus sebagai jembatan menuju reformasi ekonomi yang lebih luas.
“Pertumbuhan ekonomi yang kuat tidak hanya lahir dari stimulus, tetapi juga dari kepercayaan,” ujarnya.
Fakhrul menambahkan, kepastian arah kebijakan, koordinasi fiskal dan moneter, serta konsistensi program strategis akan menjadi kunci untuk meningkatkan kepercayaan investor dan memperkuat pertumbuhan jangka panjang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!