Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Karawang tetapkan 8 desa wisata guna tumbuhkan ekonomi lokal

📅 Minggu, 18 Mei 2025, 16:50 WIB | Oleh:
Pemkab Karawang tetapkan 8 desa wisata guna tumbuhkan ekonomi lokal Doc: ANTARA/Ali Khumaini
Ket. Bupati Karawang Aep Syaepuloh.

Karawang -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, menetapkan delapan desa wisata yang tersebar di sejumlah kecamatan sekitar Karawang, sebagai upaya menumbuhkan potensi ekonomi lokal.

"Saya menginginkan agar potensi desa bermanfaat dan berkah bagi masyarakat setempat," kata Bupati Karawang Aep Syaepuloh, di Karawang, Minggu.

Ia meminta para kepala desa yang desanya telah ditetapkan sebagai desa wisata berkomitmen terus mengembangkan potensi yang ada. Jika desa wisata itu berkembang, kata dia, maka ke depannya Pemkab Karawang akan memberi bantuan anggaran ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Desa wisata adalah sebuah daerah yang menjadi tujuan wisata yang menawarkan daya tarik wisata, fasilitas penunjang, dan kemudahan akses. Desa wisata ini juga merupakan bentuk pengembangan pariwisata yang berfokus pada kontribusi masyarakat dan pelestarian lingkungan.

Pengelolaan desa wisata yang baik, kata dia, dapat menggerakkan ekonomi lokal serta mendapatkan apresiasi dari dunia internasional.

Delapan desa di Karawang yang telah ditetapkan sebagai desa wisata antara lain Desa Karangjaya di Kecamatan Pedes, Desa Cintalaksana di Kecamatan Tegalwaru, Desa Sedari di Kecamatan Cibuaya, dan Desa Curug di Kecamatan Klari.

Desa wisata lainnya ialah Desa Muarabaru di Kecamatan Cilamaya Wetan, Desa Cicinde Utara di Kecamatan Banyusari, Desa Kamojing di Kecamatan Cikampek, dan Desa Pangulah Utara di Kecamatan Kotabaru.

Delapan desa tersebut ditetapkan sebagai desa wisata sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Bupati Karawang.

Bupati berharap agar delapan desa yang sudah ditetapkan bisa menjadi garda terdepan dalam memberikan contoh baik bagi desa-desa lain. Para kepala desanya juga diharapkan meneguhkan komitmen dalam mengembangkan potensi desa wisata.

"Mudah-mudahan ini menjadi role model desa wisata, sehingga ke depannya bertambah desa-desa wisata di Karawang," kata dia.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Karawang Jaeni mengatakan desa wisata ini diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di Karawang.

Menurut dia, delapan desa tersebut telah melalui penilaian mendalam terlebih dahulu sebelum akhirnya ditetapkan menjadi desa wisata.

"Mudah-mudahan dengan bimbingan dan pendampingan, desa-desa yang sudah dapat penilaian ke depannya menjadi desa wisata yang dapat menjadi pertumbuhan ekonomi Karawang," katanya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.