ASDP Perkuat Konektivitas Masyarakat Kepulauan Nias Selatan, KMP Hafamati HF Segera Hadir
📅 Minggu, 27 Sep 2026, 20:45 WIB | Oleh: Mohammad Zaki AlatasJAKARTA - Harapan masyarakat di sejumlah wilayah kepulauan Nias Selatan untuk mendapatkan konektivitas transportasi yang lebih baik semakin dekat untuk diwujudkan.
Setelah sempat tertunda, KMP Hafamati HF kembali dipersiapkan untuk hadir melayani masyarakat melalui layanan angkutan penyeberangan perintis. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama Pemerintah Kabupaten Nias Selatan menargetkan layanan tersebut mulai beroperasi pada bulan Oktober 2026.
KMP Hafamati akan melayani konektivitas Pulau Tello–Lasondre–Saeru–Lumbui Melayu, dengan total jarak lintasan sekitar 39 mil. Rangkaian lintasan tersebut diharapkan dapat memperkuat mobilitas masyarakat antarpulau sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di wilayah yang dilayani.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Danau Toba, Ellenor Piri mengatakan, bagi masyarakat di wilayah kepulauan dan 3T, konektivitas memiliki arti yang jauh lebih besar dari sekadar sarana perjalanan.
"Bagi masyarakat kepulauan, layanan penyeberangan sangat vital dalam menghubungkan masyarakat dengan keluarga, kebutuhan sehari-hari, pendidikan, layanan kesehatan, hingga pusat-pusat perekonomian. Karena itu, kami ingin kehadiran KMP Hafamati nantinya benar-benar memberikan manfaat dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di wilayah yang dilayani,” ujar Ellen, usai Penandatanganan Addendum PKS Pengoperasian KMP Hafamati HF, di Nias Selatan, Jumat (25/6).
Ia menegaskan, ASDP bersama Pemerintah Kabupaten Nias Selatan terus mempersiapkan pengoperasian KMP Hafamati agar layanan dapat segera hadir dengan mengedepankan aspek safety, service, dan security. "Kami optimistis setelah melalui berbagai proses sepanjang tahun ini, KMP Hafamati dapat mulai melayani masyarakat pada bulan depan. Kami berharap layanan ini dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan. Dan yang terpenting, setiap pengoperasian harus tetap memenuhi kesiapan dan aspek keselamatan, karena keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” tambahnya.
Kapal dengan tipe Ro-Ro Passenger Boat dan Gross Tonnage (GT) 30 ini memiliki kapasitas hingga 40 penumpang serta dapat mengangkut hingga 10 unit sepeda motor. Dengan kecepatan dinas mencapai 10 knot, KMP Hafamati HF diharapkan dapat menjadi salah satu sarana transportasi yang mendukung mobilitas masyarakat antarpulau di wilayah Nias Selatan.
*80 Trip di Setiap Lintasan*
Untuk periode layanan tahun 2026, pengoperasian KMP Hafamati HF direncanakan berlangsung selama 92 hari dengan rencana 80 trip pada masing-masing lintasan, yakni Pulau Tello–Lasondre, Lasondre–Saeru, dan Saeru–Lumbui Melayu.
Dengan demikian, kehadiran KMP Hafamati diharapkan tidak hanya memberikan pilihan transportasi bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat konektivitas antarpulau di wilayah Nias Selatan yang memiliki karakter geografis kepulauan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Nias Selatan Damai Omega menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Nias Selatan menyambut baik persiapan pengoperasian KMP Hafamati.
“Kami berharap KMP Hafamati dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Konektivitas antarpulau merupakan kebutuhan penting bagi Nias Selatan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah yang akses transportasinya sangat bergantung pada angkutan laut,” ujar Damai.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Nias Selatan akan terus memperkuat sinergi dengan ASDP untuk mendukung keberlangsungan layanan tersebut.
"Kami ingin layanan ini bukan hanya hadir, tetapi dapat berjalan dengan baik dan memberikan kepastian konektivitas bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Nias Selatan akan terus berkoordinasi dengan ASDP dan stakeholder terkait agar pelayanan kepada masyarakat dapat semakin baik,” katanya.
Komitmen terhadap keberlanjutan layanan juga tercermin dalam rencana pengoperasian KMP Hafamati pada tahun 2027. Dalam perencanaannya, layanan keperintisan disiapkan untuk 365 hari, dengan rencana 289 trip pada masing-masing lintasan.
Bagi ASDP dan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan, keberadaan layanan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat konektivitas wilayah 3T sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di pulau-pulau yang dilayani.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!