Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Poin-poin Penting dari Putaran Pertama Perundingan AS-Iran

📅 Senin, 22 Jun 2026, 12:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Poin-poin Penting dari Putaran Pertama Perundingan AS-Iran Doc: AFP
Ket. Menlu Iran Abbas Araghchi (kiri) berjabat tangan dengan PM Pakistan Shehbaz Sharif menjelang pertemuan segi empat antara Amerika Serikat, Iran, Pakistan, dan Qatar di kompleks hotel mewah Burgenstock yang menghadap Danau Lucerne, Swiss, pada 21 Juni 2026, s

BURGENSTOCK – Iran dan Amerika Serikat menyelesaikan putaran pertama pembicaraan untuk mengakhiri perang di Timur Tengah di resor Burgenstock di Swiss pada hari Senin (22/6), pembicaraan teknis akan dilanjutkan.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memuji "kemajuan besar" yang dicapai dengan bantuan mediator Pakistan dan Qatar, sementara pemerintah Amerika Serikat belum mengeluarkan pernyataan.

Berikut poin-poin utama dari pernyataan bersama Qatar-Pakistan pada akhir putaran pertama pembicaraan:

  • Peta Jalan Menuju Kesepakatan Akhir telah Disepakati

Komite Tingkat Tinggi yang dibentuk oleh Teheran dan Washington untuk mengawasi pembicaraan tersebut telah "menyetujui peta jalan menuju tercapainya kesepakatan akhir dalam waktu 60 hari, meletakkan dasar untuk dimulainya pembicaraan teknis lebih lanjut secara segera", menurut pernyataan tersebut.

"Pembicaraan teknis akan berlanjut sepanjang sisa minggu ini di resor Burgenstock untuk membahas semua isu."

  • 'Sel De-konflik' Lebanon

Pernyataan bersama tersebut berbunyi: Amerika Serikat dan Iran "sepakat untuk membentuk sebuah sel dekonflikasi, antara kedua pihak, Republik Lebanon, dan difasilitasi oleh para Mediator, untuk memastikan kepatuhan terhadap penghentian operasi militer di Lebanon".

Lebanon terseret ke dalam perang Timur Tengah pada awal Maret ketika Hizbullah yang didukung Iran menembakkan roket ke Israel sebagai balasan atas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran dalam serangan AS-Israel.

Pertempuran di Lebanon dalam beberapa hari terakhir mengancam akan menggagalkan kesepakatan perdamaian.

Araghchi dari Iran, dalam sebuah unggahan di X pada hari Senin, menulis bahwa sel dekonflik Lebanon akan menjadi "ujian nyata pertama".

  • Jalur Komunikasi Hormuz

Menurut pernyataan tersebut, Teheran dan Washington telah membangun "jalur komunikasi" untuk "menghindari insiden dan salah paham dengan tujuan memastikan jalur aman bagi kapal-kapal komersial melalui Selat Hormuz".

Jalur komunikasi ini berlaku untuk jangka waktu 60 hari yang diuraikan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani sebelumnya oleh kedua belah pihak, di mana Iran berjanji akan melakukan "upaya terbaik" untuk memastikan jalur aman bagi kapal-kapal komersial.

Iran mengatakan pada hari Sabtu, mereka kembali menutup Selat Hormuz menyusul serangan Israel di Lebanon.

  • Beberapa Aset telah Dicairkan

Araghchi menulis di X pada hari Senin, "ekspor minyak dan petrokimia dibebaskan, blokade dicabut, beberapa aset yang dibekukan dilepaskan, dan rencana rekonstruksi & pembangunan besar-besaran diluncurkan untuk Iran".

Pernyataan bersama Pakistan-Qatar tidak menyebutkan adanya pencairan aset Iran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Bupati Bogor Kerahkan Pejab...
Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Momentum Perkuat Wisata Dalam Negeri
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.