Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perlindungan Anak di Era Digital Jadi Tantangan Global

📅 Senin, 22 Jun 2026, 03:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perlindungan Anak di Era Digital Jadi Tantangan Global Doc: Antara
Ket. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dalam acara The 8th International Conference on Early Childhood Education 2026 di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (20/6/2026).

MAKASSAR - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Viada Hafid mengapresiasi forum Internasional Conference on Early Childhood Education (ICEC) 2026 diselenggarakan Universitas Panca Sakti (PSU) Bekasi, yang membahas ancaman siber terhadap anak di tengah arus pengaruh teknologi era digital.

“Perlindungan anak di ruang digital bukan hanya menjadi persoalan nasional, melainkan juga tantangan global yang membutuhkan kerja sama berbagai pihak,” paparnya melalui teleconference secara daring memperingati delapan tahun eksistensi ICEC 2026, kemarin.

Menurut Meutya, platform digital kini tidak mengenal batas negara sehingga upaya melindungi anak dari berbagai risiko di ruang siber memerlukan kolaborasi lintas negara, lintas sektor, dan lintas disiplin ilmu.

“Teknologi membuka peluang besar untuk belajar dan berkreasi, tetapi juga membawa risiko berupa paparan konten berbahaya, eksploitasi digital, perundungan siber, hingga kecanduan platform,” tuturnya.

Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia mengambil langkah melalui Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP Tunas.

“PP Tunas dengan prinsip sederhana, yaitu tunggu anak siap. Anak tidak dilarang mengenal teknologi, tetapi akses digital harus diberikan sesuai usia, tingkat kematangan, dan risiko yang dihadapi,” ujarnya menekankan.

Masa Depan

Ketua Panitia ICEC 2026 Dr Ajat menjelaskan, konferensi ini dirancang bukan sekadar forum akademik, melainkan ruang kolaborasi global untuk memperkuat masa depan pendidikan anak usia dini (PAUD) di tengah arus transformasi digital.

Konferensi Internasional tersebut dilaksanakan secara hybrid dan diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara, mengusung tema ‘Digital Transformation in Early Childhood Education to Realize Inclusive, Safe, and Good Character ­Generation.

Sejauh ini transformasi ­digital semakin masif menghadirkan tantangan baru bagi dunia PAUD. Alasannya, kehidupan kini dipengaruhi layar gawai, internet, algoritma, maupun kecerdasan buatan ­atau AI.

Dunia Pendidikan juga dituntut mampu mempersiapkan anak-anak agar tidak hanya cakap memanfaatkan teknologi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan kemampuan sosial yang baik.

Ia menilai tingginya antusiasme peserta dari berbagai daerah menunjukkan besarnya semangat para pendidik PAUD untuk terus belajar, beradaptasi, dan meningkatkan kompetensi menghadapi perubahan zaman.

“Pembicara dari sejumlah negara, dan ada 31 kelompok peneliti mendiseminasikan hasil risetnya melalui prosiding konferensi. Guru-guru PAUD dari berbagai daerah juga mengikuti forum internasional ini dengan semangat yang luar biasa. Ini menunjukkan PAUD Indonesia terus bergerak maju dan berkembang,” katanya.

Konferensi ICEC 2026 digelar sehari mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi pendidikan, pengambil kebijakan, pemerhati PAUD dari berbagai negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

BPOM Tetap Awasi Program MBG

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BPOM Tetap Awasi Program MBG

Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

37 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Menkeu Tegaskan Pemerintah ...
Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.