(ki-ka) Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia/ COO Danantara Dony Oskaria, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan Hashim Djojohadikusumo, Chairman PT Al Qilaa International Indonesia Sheikh Abdulaziz Al Thani, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon Lp Napitupulu, Chief Executive Officer (CEO) PT Risjadson Land Stefan Mahir, CEO PT China Communications Construction Indonesia Zhang Huaping dan President Director DLS Consultancy Pte. Ltd. Eugene Seah, berfoto bersama usai Peluncuran Proyek Investasi 1 Juta Unit Hunian Vertikal dari Qatar di The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (26/6) Perusahaan asal Qatar, Al Qilaa Global Group menyampaikan komitmen investasi awal sebesar 2,5 miliar dolar AS (sekitar Rp 40 triliun) untuk membangun 50.000 unit pertama, konsep yang ditawarkan tidak hanya fokus pada tempat tinggal, tetapi juga mencakup fasilitas penunjang seperti sekolah, area bermain, ruang bawah tanah, hingga sistem hunian cerdas (smart tower). Adapun yang bertindak sebagai pengembang dalam proyek ini adalah konsorsium PT Risjadson Land dan PT China Communications Construction Indonesia.
(ki-ka) Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia/ COO Danantara Dony Oskaria, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan Hashim Djojohadikusumo, Chairman PT Al Qilaa International Indonesia Sheikh Abdulaziz Al Thani, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon Lp Napitupulu, Chief Executive Officer (CEO) PT Risjadson Land Stefan Mahir, CEO PT China Communications Construction Indonesia Zhang Huaping dan President Director DLS Consultancy Pte. Ltd. Eugene Seah, berfoto bersama usai Peluncuran Proyek Investasi 1 Juta Unit Hunian Vertikal dari Qatar di The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (26/6) Perusahaan asal Qatar, Al Qilaa Global Group menyampaikan komitmen investasi awal sebesar 2,5 miliar dolar AS (sekitar Rp 40 triliun) untuk membangun 50.000 unit pertama, konsep yang ditawarkan tidak hanya fokus pada tempat tinggal, tetapi juga mencakup fasilitas penunjang seperti sekolah, area bermain, ruang bawah tanah, hingga sistem hunian cerdas (smart tower). Adapun yang bertindak sebagai pengembang dalam proyek ini adalah konsorsium PT Risjadson Land dan PT China Communications Construction Indonesia.
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan Hashim Djojohadikusumo, Chairman PT Al Qilaa International Indonesia Sheikh Abdulaziz Al Thani, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon Lp Napitupulu, menyampaikan paparan usai Peluncuran Proyek Investasi 1 Juta Unit Hunian Vertikal dari Qatar di The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (26/6) Perusahaan asal Qatar, Al Qilaa Global Group menyampaikan komitmen investasi awal sebesar 2,5 miliar dolar AS (sekitar Rp 40 triliun) untuk membangun 50.000 unit pertama, konsep yang ditawarkan tidak hanya fokus pada tempat tinggal, tetapi juga mencakup fasilitas penunjang seperti sekolah, area bermain, ruang bawah tanah, hingga sistem hunian cerdas (smart tower). Adapun yang bertindak sebagai pengembang dalam proyek ini adalah konsorsium PT Risjadson Land dan PT China Communications Construction Indonesia.
(ki-ka) Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia/ COO Danantara Dony Oskaria, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan Hashim Djojohadikusumo, menyampaikan paparan usai Peluncuran Proyek Investasi 1 Juta Unit Hunian Vertikal dari Qatar di The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (26/6) Perusahaan asal Qatar, Al Qilaa Global Group menyampaikan komitmen investasi awal sebesar 2,5 miliar dolar AS (sekitar Rp 40 triliun) untuk membangun 50.000 unit pertama, konsep yang ditawarkan tidak hanya fokus pada tempat tinggal, tetapi juga mencakup fasilitas penunjang seperti sekolah, area bermain, ruang bawah tanah, hingga sistem hunian cerdas (smart tower). Adapun yang bertindak sebagai pengembang dalam proyek ini adalah konsorsium PT Risjadson Land dan PT China Communications Construction Indonesia.