Klaim Asuransi Penyakit Tropis Meroket, Masyarakat Diingatkan Tidak Abaikan Gejala
📅 Senin, 22 Jun 2026, 19:17 WIB | Oleh: Haryo BronoSelain faktor keterlambatan pemeriksaan, kondisi iklim tropis, kepadatan penduduk, sanitasi, serta keberadaan vektor penyakit seperti nyamuk turut menjadi faktor yang membuat penyakit tropis tetap ditemukan di Indonesia.
Dari sisi biaya, masyarakat juga perlu memahami bahwa pengobatan penyakit tropis dapat membutuhkan biaya besar. Perawatan pasien DBD di rumah sakit, misalnya, dapat mencapai sekitar Rp5 juta hingga Rp20 juta, tergantung tingkat keparahan, lama perawatan, pemeriksaan, pengobatan, hingga komplikasi yang mungkin terjadi.
Dengan meningkatnya biaya layanan kesehatan, masyarakat disarankan memastikan perlindungan kesehatan melalui kepesertaan BPJS aktif maupun asuransi kesehatan tambahan untuk membantu menghadapi risiko finansial akibat kebutuhan medis.
Di sisi lain, upaya pencegahan tetap menjadi langkah utama. Beberapa tindakan sederhana yang dapat dilakukan antara lain menjaga kebersihan lingkungan, menghindari tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, memastikan ventilasi rumah cukup baik, serta menjaga keamanan makanan dan minuman yang dikonsumsi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Masyarakat juga diimbau segera melakukan pemeriksaan apabila mengalami gejala yang mengarah pada penyakit tropis agar penanganan dapat dilakukan sejak dini.
“Penyakit tropis mungkin terdengar akrab bagi masyarakat Indonesia, tetapi bukan berarti bisa dianggap sepele. Mengenali gejala sejak dini dan melakukan pencegahan sederhana dapat membantu melindungi diri sendiri maupun orang-orang terdekat,” lanjut dr. Tubagus Argie.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!