Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sesuai Amanat UU No 2 Tahun 2024, Pemprov DKI Kebut Penyusunan Buku Direktori Ulama Betawi

📅 Minggu, 21 Jun 2026, 14:45 WIB | Oleh:
Sesuai Amanat UU No 2 Tahun 2024, Pemprov DKI Kebut Penyusunan Buku Direktori Ulama Betawi Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri Puncak Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi 2026 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (19/6).

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri Puncak Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi 2026 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (19/6). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta sekaligus momentum mengenang jasa para ulama dan habaib dalam membangun karakter masyarakat ibu kota.

Dalam kesempatan itu, Pramono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara. Menurutnya, Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi bukan hanya menjadi ajang mengenang perjuangan tokoh agama, tetapi juga ruang memperkuat nilai kebersamaan, toleransi, dan kebangsaan di tengah masyarakat Jakarta yang majemuk.

"Sebagai Gubernur Jakarta, saya sungguh berharap Jakarta belajar banyak dari para tokoh yang telah mengantarkan kita hingga hari ini. Memberikan penghormatan kepada ulama dan habaib merupakan bentuk rasa syukur sekaligus penghargaan atas kontribusi mereka dalam membangun masyarakat Jakarta yang religius, toleran, dan penuh kebersamaan," ujar Pramono.

Pada acara yang turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat tersebut, Pramono menegaskan peran ulama dan habaib Betawi sangat besar dalam menjaga harmoni sosial. Mereka dinilai berhasil menanamkan nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, serta cinta tanah air yang hingga kini menjadi fondasi kehidupan masyarakat Jakarta.

"Para ulama dan habaib bukan hanya penjaga nilai-nilai keagamaan, tetapi juga perekat persatuan di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan utama Jakarta," katanya.

Pramono juga menyoroti pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama dalam proses transformasi Jakarta menjadi kota global. Ia menilai berbagai perayaan keagamaan dan budaya yang berlangsung harmonis sepanjang setahun terakhir menunjukkan bahwa keberagaman merupakan kekuatan utama yang dimiliki Jakarta.

"Kita menyaksikan berbagai kegiatan lintas agama dan budaya, mulai dari Christmas Carol, Imlek, Nyepi, Waisak, Ramadan hingga Idulfitri yang berlangsung dengan baik. Masyarakat dunia mengapresiasi bagaimana Jakarta mampu merawat keberagaman sebagai kekuatan bersama," ujarnya.

Selain menekankan pentingnya harmoni sosial, Pramono juga menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk memperkuat identitas budaya Betawi sebagai budaya utama Jakarta. Langkah tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta yang menempatkan budaya Betawi sebagai bagian penting dalam pembangunan kota.

Salah satu program yang tengah disiapkan adalah menghadirkan 500 ondel-ondel pada perayaan 500 tahun Jakarta pada 2027. Ondel-ondel tersebut akan dirancang oleh sejumlah desainer nasional agar tampil lebih modern tanpa meninggalkan nilai tradisional dan filosofi budaya Betawi.

"Betawi harus mampu tampil dan bersaing di tingkat internasional. Karena itu, kami ingin menghadirkan wajah baru budaya Betawi yang tetap berakar pada nilai-nilai tradisi," jelasnya.

Pramono menegaskan bahwa kemajuan Jakarta tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan investasi. Menurutnya, kualitas akhlak masyarakat, terjaganya keharmonisan sosial, dan tumbuhnya sikap saling menghormati juga menjadi indikator penting dalam mewujudkan kota yang maju dan berdaya saing global.

"Bagi saya, kemajuan kota juga ditentukan oleh kuatnya akhlak masyarakat, terjaganya harmonisasi sosial, serta tumbuhnya rasa saling menghormati di tengah keberagaman," tegasnya.

Pramono berharap Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai wadah mempererat silaturahmi, memperkuat identitas budaya, serta menumbuhkan semangat kebersamaan masyarakat Jakarta menjelang usia lima abad pada 2027.

"Insyaallah tahun depan kita akan menyelenggarakan kegiatan yang sama dengan lebih baik, lebih meriah, dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat Jakarta," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Bandara Internasional Minan...
  • Bukan Sekadar Pesta Budaya, Festival Tabut 2026 Ditarget Dongkrak Kas Daerah
    Preview komentar:
  • 5 Pengelola Wisata Pantai di Tulungagung Stop Tarik Retribusi, Ada Apa Ya?
    Preview komentar:
  • Iran Kembali akan Tutup Selat Hormuz sebagai Protes Serangan Israel di Lebanon
    Preview komentar:
    Cara Menghubungi Call Center KrediOne: Hubungi call center ...
    Cara Menghubungi Call Center KrediOne: Hubungi call center ...
Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0

Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0

21 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.