Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PT KAI Catat Pengguna Access by KAI Capai 29.870.864 Orang

📅 Sabtu, 20 Jun 2026, 15:50 WIB | Oleh:
PT KAI Catat Pengguna Access by KAI Capai 29.870.864 Orang Doc: KAI

JAKARTA - Aplikasi digital milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatatkan kumulatif pengguna sebanyak 29.870.864 orang. Pencapaian besar tersebut berhasil diraih setelah terdapat penambahan registrasi baru selama lima bulan pertama.

Total registrasi baru sepanjang bulan Januari hingga Mei 2026 sukses mencapai angka sebesar 2.575.947 pendaftar. Jumlah tersebut mengalami pertumbuhan sekitar 3,68 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Vice President Corporate Communication PT KAI, Anne Purba, menjelaskan perkembangan aplikasi digital tersebut. Ia menyampaikan data terbaru mengenai kondisi operasional sistem pemesanan tiket pada Jumat (19/6).

“Access by KAI kami kembangkan dari kebutuhan pelanggan yang terus berubah. Pelanggan ingin perjalanan yang mudah direncanakan, tiket yang praktis dikelola, informasi yang jelas, serta layanan pendukung yang bisa diakses dalam satu aplikasi,” ujar Anne.

Pendaftaran bulanan pada Maret 2026 tercatat mengalami kenaikan signifikan hingga mencapai angka 602.826 user. Sementara itu, kumulatif unduhan aplikasi tersebut dilaporkan telah berhasil menyentuh angka sebanyak 39.503.376 unduhan.

Perusahaan juga mencatat jumlah pengguna aktif bulanan sebanyak 8.924.134 user per 31 Mei 2026. Dari total pengguna keseluruhan tersebut, terdapat sebanyak 4.817.467 user yang merupakan kategori anggota premium.

Anne menambahkan bahwa pertumbuhan angka unduhan tersebut menjadi indikator penting bagi peningkatan kualitas pelayanan. Kanal digital ini menguasai sekitar 73,44 persen dari total transaksi penjualan tiket kereta api.

“Data register, active user, member premium, dan download menjadi sinyal penting bagi KAI. Semakin banyak pelanggan memilih Access by KAI, semakin besar tanggung jawab kami untuk menjaga aplikasi ini stabil, mudah digunakan, dan relevan dengan kebutuhan perjalanan masyarakat,” kata Anne.

Layanan digital tersebut sukses melayani sebanyak 42.952.314 pelanggan sepanjang periode operasional selama tahun 2025. Pencapaian volume penumpang tersebut setara dengan 70,71 persen dari total seluruh kanal penjualan tiket.

Pada segmen layanan kereta api antarkota, transaksi melalui aplikasi ini tercatat sebanyak 26.483.379 kali. Volume tersebut merepresentasikan kontribusi sebesar 72,47 persen dari total transaksi layanan utama kereta api.

Ekosistem digital tersebut juga menyediakan berbagai fitur pendukung perjalanan secara terintegrasi dalam satu platform. Beberapa layanan unggulan meliputi Connecting Train, Trip Planner, Railfood, Railpoin, e-Porter, hingga Female Seat Map.

Executive Vice President Corporate Secretary PT KAI, Wisnu Pramudya, turut memberikan penjelasan tambahan. Ia menerangkan bahwa masukan pelanggan dapat disalurkan melalui Contact Center 121 dan media sosial resmi.

“Budaya mendengar adalah proses kerja yang terus berjalan. Selama pelanggan memberi masukan, KAI akan terus membaca data, memperbaiki layanan, dan memperkuat Access by KAI sebagai ekosistem digital perjalanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat," kata Wisnu. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
PT KAI Catat Pengguna Acces...
Nasional
Antisipasi El Nino, Menteri...

Pemkot Bandung Perkuat Penanggulangan HIV/AIDS

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung Perkuat Pena...

Wali Kota Bandung Kaji Skema Lumbung Pangan

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Wali Kota Bandung Kaji Skem...
Luar Negeri
Selat Hormuz Mulai Pulih, 2...
Jadi Tersangka, Roy Suryo dan Tifa Jatuh Sakit, Dirawat Inap di RS Polri

Jadi Tersangka, Roy Suryo dan Tifa Jatuh Sakit, Dirawat Inap di RS Polri

20 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.