Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Modus Penipuan Pembayaran Izin Laut Ditutup! KKP Integrasikan Sistem dengan Kemenkeu

📅 Sabtu, 20 Jun 2026, 20:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Modus Penipuan Pembayaran Izin Laut Ditutup! KKP Integrasikan Sistem dengan Kemenkeu Doc: istimewa
Ket. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menutup celah terjadinya penipuan pembayaran perizinan pemanfaatan ruang laut, lewat integrasi sistem dengan Kementerian Keuangan

JAKARTA– Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menutup celah terjadinya penipuan pembayaran perizinan pemanfaatan ruang laut, lewat integrasi sistem dengan Kementerian Keuangan. 

"Saat ini Sistem Informasi PNBP Online (SIMPONI) di Kementerian Keuangan, telah terintegrasi dengan dengan e-SEA di KKP," ungkap Direktur Pemanfaatan Ruang Kolom Perairan dan Dasar Laut Didit Eko Prasetiyo di Jakarta, Sabtu (20/6).

Didit menjelaskan, e-SEA adalah aplikasi yang disediakan KKP untuk meningkatkan layanan perizinan dasar KKPRL. Sementara SIMPONI merupakan sistem billing yang dikelola untuk memfasilitasi pembayaran/penyetoran PNBP dan penerimaan non-anggaran.

Interkoneksi dua sistem dilakukan untuk meningkatkan akuntabilitas penatausahaan PNBP, menghindari manipulasi data PNBP, menghindari kesalahan perhitungan PNBP, juga menghindari keterlambatan penyetoran PNBP ke kas negara dan memberikan kemudahan dalam rekapitulasi dan administrasi.

Sosialisasi interkoneksi aplikasi e-SEA dengan SIMPONI telah dilakukan pihaknya. 

Dengan adanya interkoneksi ini, akan ada perubahan pada atribut billing (format tagihan dan bukti setor) PNBP yang semula menggunakan logo Kementerian Keuangan, kini menggunakan logo Kementerian Kelautan dan Perikanan. “Hal ini perlu diinformasikan kepada seluruh pelaku usaha agar tidak bingung saat menerima billing yang berlogo KKP,” tambahnya. 

Didit melanjutkan, interkoneksi antara e-SEA dan SIMPONI akan mempercepat setoran karena langsung ditujukan ke kas negara, meminimalisir perbedaan data antara nama penyetor dan satker penerima PNBP, kemudahan dalam digitalisasi data, menghilangkan risiko perbedaan data penerimaan PNBP saat dilakukan audit, tanggal kadaluarsa billing dapat disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku di e-SEA serta menghilangkan risiko adanya manipulasi data pembayaran PNBP.

Perwakilan Direktorat PNBP Kementerian Keuangan, Hari, sangat mendukung upaya KKP melakukan integrasi antara e-SEA dan SIMPONI untuk memberikan kemudahan dan pelayanan pengurusan KKPRL. "Kementerian Keuangan sangat mendukung dengan adanya interkoneksi ini dan berharap dapat meningkatkan layanan publik di KKP,” pungkasnya.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan komitmen untuk terus memperkuat tata kelola sumber daya laut melalui pendekatan berbasis sains, kolaborasi, dan inovasi teknologi. Langkah ini menjadi bagian dari implementasi program ekonomi biru untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan melindungi ekosistem.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.