Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembicaraan AS-Iran di Swiss Ditunda, Kesepakatan Damai Terancam

📅 Jumat, 19 Jun 2026, 15:43 WIB | Oleh: Tim Penulis

Kesepakatan itu juga dimaksudkan untuk menghentikan pertempuran di Lebanon, tetapi militer Israel mengumumkan serangan baru terhadap target Hizbullahpada hari Jumat, 18 orang tewas, menurut kementerian kesehatan Lebanon.

Israel juga mengatakan empat tentaranya tewas di Lebanon selatan, yang pertama sejak kesepakatan itu ditandatangani.  

Kematian para tentara tersebut memicu reaksi keras dari Menteri Keamanan Nasional Israel sayap kanan, Itamar Ben Gvir, yang menuntut agar "seluruh Lebanon harus dibakar". 

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, mengatakan pada hari Kamis, ia telah menyetujui kesepakatan tersebut, meskipun memiliki "pandangan yang berbeda".

"Namun saya memberikan izin karena komitmen yang dibuat oleh para pejabat, termasuk Pezheshkian, untuk "melindungi hak-hak bangsa Iran".

Khamenei -- yang belum terlihat di depan umum sejak menggantikan ayahnya, yang tewas dalam serangan AS-Israel -- mengatakan Trump telah "menggunakan segala macam pengaruh" untuk mengamankan kesepakatan itu "karena putus asa". 

Pasukan Amerika pada hari Kamis telah mencabut blokade angkatan laut mereka terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran yang telah mencegah kapal-kapal berlayar ke atau dari republik Islam tersebut, kata militer AS, seraya mencatat bahwa kapal perang Amerika "akan tetap berada di wilayah umum tersebut".

Namun aktivitas masih lesu di Selat Hormuz, jalur strategis penting untuk pengiriman energi yang diblokade Iran selama konflik.

Televisi pemerintah Iran, mengutip pernyataan dari Dewan Keamanan Nasional Tertinggi negara itu, mengatakan bahwa kapal-kapal yang "ingin melewati Selat Hormuz harus mengajukan permohonan mereka" kepada badan pemerintah baru yang bertugas mengawasi jalur air tersebut.

Berdasarkan isi kesepakatan tersebut, Washington berkomitmen untuk segera mencabut sanksi minyak yang melumpuhkan perekonomian Iran .

Dan setelah kesepakatan akhir tercapai mengenai program nuklir Iran, Amerika Serikat akan memfasilitasi pencairan dana rekonstruksi sebesar 300 miliar dolar AS yang didukung oleh negara-negara regional, demikian isi kesepakatan tersebut.

Keputusan Trump untuk mengakhiri perang telah membuat beberapa sekutunya di dalam negeri merasa tidak tenang.

Namun Trump berpendapat bahwa menggunakan kekuatan militer untuk memeras lebih banyak konsesi dari Teheran akan menjadi kontraproduktif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Koperasi Harus Bangkit! Fok...

Kerugian Besar Bangsa, Rumah Adat Sade Terbakar

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kerugian Besar Bangsa, Ruma...
Daerah
NTT Terus Diguncang Gempa S...

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Super Jerman Jatuh ke...
Daerah
Program-program Unggulan Go...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.