Dapur Modern Makin Praktis Berkat Inovasi AI dan Perangkat Rumah Tangga Pintar
📅 Kamis, 18 Jun 2026, 19:25 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Bosch Home Indonesia
JAKARTA – Perangkat dapur pintar semakin menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat perkotaan seiring meningkatnya kebutuhan akan efisiensi dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Di tengah kesibukan yang semakin tinggi, teknologi rumah tangga kini tidak lagi dipandang sekadar pelengkap, melainkan solusi untuk membantu mengelola pekerjaan domestik dengan lebih praktis.
Tren tersebut sejalan dengan proyeksi Grand View Research yang memperkirakan pasar peralatan rumah tangga di Indonesia akan tumbuh 6,5 persen per tahun hingga 2030. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya adopsi perangkat rumah tangga yang terhubung dengan teknologi digital.
Meski demikian, perangkat dapur pintar masih kerap dianggap rumit, mahal, atau hanya cocok digunakan oleh kalangan profesional. Padahal, berbagai aktivitas memasak seperti mengatur suhu, memastikan kematangan makanan merata, hingga menyiapkan bahan masakan sering kali menjadi pekerjaan yang menyita waktu dan tenaga.
Head of Marketing Bosch Home Indonesia, Theressa Victoria, mengatakan bahwa nilai sebuah peralatan dapur tidak hanya ditentukan oleh harga awal pembelian, tetapi juga kualitas, daya tahan, dan kemudahan penggunaan dalam jangka panjang.
“Nilai peralatan dapur tidak hanya ditentukan oleh harga awal, tetapi juga kualitas, ketahanan, dan kemudahan penggunaan sehari-hari. Konsumen perlu menilai apakah sebuah inovasi benar-benar mampu menghemat waktu, mengurangi kerepotan, dan memberikan kenyamanan dalam penggunaan jangka panjang,” ujar Theressa melalui keterangan tertulis pada hari Kamis (18/6).
Sebaiknya Anda baca juga:
Teknologi untuk Menyederhanakan Proses Memasak
Bosch menilai teknologi dapur idealnya hadir untuk menyederhanakan aktivitas memasak, bukan menambah kompleksitas. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari kampanye “Beres, Bosch.” yang menempatkan teknologi sebagai solusi untuk berbagai kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Country Head of Corporate Communications and Government Relations Bosch Indonesia, Fenny Sofyan, mengatakan inovasi teknologi Bosch dirancang untuk membantu masyarakat menjalani aktivitas yang semakin dinamis.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Semangat #BeresBosch adalah menghadirkan solusi yang membantu berbagai urusan di rumah menjadi lebih beres, terutama di dapur. Teknologi tidak hanya harus canggih, tetapi juga mampu menyederhanakan pekerjaan sehari-hari,” kata Fenny.
Salah satu teknologi yang ditawarkan Bosch adalah fitur Assist Function pada kompor induksi. Fitur ini berfungsi sebagai asisten memasak yang membantu pengguna menentukan mode memasak, waktu, serta pengaturan suhu yang sesuai berdasarkan jenis hidangan yang akan disiapkan.
Memasak Lebih Fleksibel dan Presisi
Perkembangan teknologi juga memungkinkan proses memasak berlangsung lebih fleksibel. Jika sebelumnya pengguna harus terus mengawasi makanan yang sedang dimasak, kini berbagai sensor pintar dapat membantu menjaga kestabilan suhu dan tingkat kematangan secara otomatis.
Bosch menghadirkan oven dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan kamera terintegrasi yang memungkinkan pengguna memantau proses memasak secara real-time melalui aplikasi. Teknologi tersebut membantu memastikan tingkat kematangan makanan tetap merata tanpa harus membuka pintu oven yang dapat memengaruhi suhu di dalamnya.
Selain itu, kulkas Bosch dilengkapi teknologi VitaFresh yang membantu menjaga kesegaran bahan makanan lebih lama. Fitur No Frost juga hadir untuk mencegah pembentukan bunga es sehingga pengguna tidak perlu melakukan pencairan es secara berkala.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!