Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Filipina Gelontorkan 362 Juta Peso Perbaiki Dampak Gempa

📅 Rabu, 17 Jun 2026, 22:28 WIB | Oleh:
Filipina Gelontorkan 362 Juta Peso Perbaiki Dampak Gempa Doc: Istimewa

MANILA - Departemen Anggaran dan Manajemen Filipina (DBM) telah mencairkan dana awal sebesar 362 juta peso Filipina (setara Rp106,52 miliar) untuk mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas publik yang rusak akibat gempa bumi berkekuatan magnitude 7,8 yang mengguncang sejumlah wilayah Mindanao pada 8 Juni 2026.

Pencairan dana tersebut sesuai arahan Presiden Ferdinand R Marcos Jr untuk segera memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Menurut pernyataan resmi pada Selasa, DBM mengumumkan anggaran yang bersumber dari Dana Dukungan Pemerintah Daerah (LGSF) itu akan disalurkan langsung kepada unit pemerintah daerah terdampak guna mempercepat upaya pemulihan termasuk infrastruktur penting di wilayah yang paling parah terkena gempa yakni Sarangani, General Santos City, dan Cotabato Selatan.

Departemen mencairkan 100 juta peso (sekitar Rp29,42 miliar) kepada pemerintah kota General Santos pada 9 Juni 2026 untuk perbaikan dan rehabilitasi bangunan serbaguna di Desa Dadiangas Timur.

Dana lain sebesar 140 juta peso (sekitar Rp41,19 miliar) dikirimkan pada 15 Juni 2026 kepada Pemerintah Provinsi Sarangani untuk rehabilitasi dan peningkatan infrastruktur yang rusak.

Anggaran itu juga digunakan untuk rehabilitasi bangunan serbaguna, jalan daerah, dan jembatan di Kotamadya Alabel, serta pemulihan bangunan rumah sakit dan jalan di Kota Glan.

Selain itu, Departemen mencairkan 122 juta peso (sekitar Rp35,89 miliar) ke Pemerintah Provinsi Cotabato Selatan untuk membiayai betonisasi jalan lokal antara Desa Acmonan dan Kablon di Tupi. Pembangunan infrastruktur itu diharapkan meningkatkan mobilitas dan mendukung pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.

Menteri Anggaran dan Manajemen Kim Robert de Leon menjelaskan dana total 362 juta peso itu merupakan strategi pembiayaan respons bencana dan pemulihan yang lebih besar dari pemerintah pusat.

Dia menambahkan pencairan anggaran itu mencerminkan komitmen pemerintah dalam memastikan bantuan menjangkau masyarakat terdampak bencana tanpa penundaan.

"Masyarakat tidak seharusnya menunggu saat terjadi bencana. Arahan Presiden Ferdinand R Marcos Jr jelas, yakni bantuan pemerintah harus segera dirasakan oleh masyarakat terdampak," kata dia.

Selain itu, jelas De Leon, tambahan sumber daya bagi tanggap bencana tetap tersedia melalui Dana Penanggulangan dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional dan Dana Cepat Tanggap (QRF) untuk mendukung upaya bantuan, rehabilitasi, dan reksontruksi yang terus berjalan di Filipina.

Sejumlah lembaga penanggulangan bencana pemerintah dapat mengajukan pengisian kembali dana QRF masing-masing setelah penggunaan anggaran mencapai ambang batas 50 persen dari yang ditetapkan sesuai aturan anggaran dan akuntansi yang berlaku. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.