Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hiu Paus yang Terdampar di Jembrana Mati dan Dikubur di Pantai

📅 Minggu, 13 Sep 2026, 08:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hiu Paus yang Terdampar di Jembrana Mati dan Dikubur di Pantai Doc: Polres Jembrana
Ket. Petugas gabungan memeriksa bangkai hiu paus yang terdampar di Jembrana, Bali, Sabtu (12/9/2026).

JEMBRANA - Setelah dipastikan mati dan diperiksa dokter hewan, bangkai hiu paus yang terdampar di pantai wilayah Kabupaten Jembrana, Bali, dikuburkan di lokasi dengan menggunakan alat berat.

"Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas lintas instansi, hiu paus tersebut langsung dikubur di pantai," kata Kapolsek Pekutatan Kompol Benyamin Nikijuluw di Jembrana, Sabtu (12/9) malam.

Berdasarkan pemeriksaan, kata dia, hiu paus ini memiliki panjang sekitar delapan meter, lebar badan 3,5 meter, lingkar badan 4,8 meter, lebar mulut 2,15 meter, dan berjenis kelamin jantan.

Setelah ditemukan terdampar di pinggir pantai Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, tim gabungan dari Balai Besar Riset Budidaya Laut dan Penyuluhan Perikanan(BBRBLPP) Gondol, Jaringan Satwa Indonesia (JSI) Banyuwedang Buleleng, Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Jembrana, serta TNI dan Polri memeriksa dan menangani hiu paus ini hingga dikubur.

Tim dari JSI melakukan proses nekropsi untuk memperoleh data biologis serta mengetahui kondisi dan faktor yang berkaitan dengan kematian satwa.

Sementara itu Kepala Satuan Polairud Polres Jembrana AKP I Putu Suparta mengatakan penanganan satwa ini dilakukan dengan terkoordinasi dan hati-hati, karena hiu paus merupakan hewan laut yang mendapat perhatian dalam upaya konservasi.

“Kami dari kepolisian fokus agar lokasi tetap aman, proses pemeriksaan berjalan dengan baik, dan penanganan terhadap bangkai satwa dilakukan secara tepat. Dengan penanganan yang tepat tidak menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat maupun lingkungan sekitar,” katanya.

Menurut dia, seluruh proses pemeriksaan dilakukan dengan teliti serta menyeluruh, sehingga bangkai hiu paus itu baru bisa dikubur pukul 17.30 WITA dengan menggunakan ekskavator.

Sebelumnya setelah mendapatkan laporan penemuan hiu paus, Polsek Pekutatan langsung melakukan penjagaan di lokasi untuk mencegah masyarakat mendekati satwa tersebut.

Kepada masyarakat yang datang melihat, polisi mengimbau untuk tidak mengambil tindakan yang membahayakan diri sendiri, seperti menaiki apalagi mengambil sebagian tubuh satwa tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.