Piala Dunia, Perjalanan Merengkuh Kembali Juara, Dimulai Timnas Prancis saat Bertemu Senegal
📅 Selasa, 16 Jun 2026, 08:22 WIB | Oleh: Aloysius WidiyatmakaNamun, apakah mereka akan tetap kuat ketika menghadapi Senegal nanti, masih menjadi pertanyaan. Hal itu karena dalam satu-satunya pertemuan dengan Senegal sebelum ini, pada fase grup Piala Dunia 2002 tanggal 31 Mei, Prancis menyerah 0-1.
Prancis juga menjadi tim yang kalah dalam pertandingan fase grup saat menghadapi tim-tim Afrika dalam tiga dari empat Piala Dunia terakhir. Dua tim Afrika lain yang menumbangkan Prancis adalah Afrika Selatan pada 2010 dan Tunisia pada 2022.
Itu bisa menghantui Prancis, tapi kenangan pahit Piala Dunia 2002 adalah mungkin yang paling dikenang mereka. Tahun itu gol semata wayang Papa Bouba Diop membawa Senegal menumbangkan Prancis yang diperkuat trio bomber jaminan gol; Thierry Henry, David Trezeguet dan Djibril Cisse.
Saat itu Prancis mendominasi laga dengan penguasaan dan penciptaan peluang gol yang superior atas Senegal. Tetapi tetap saja kalah. Senegal sendiri tampaknya akan memperlakukan laga ini dengan rujukan sukses 2002.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mereka akan tetap bermain dalam nafas filosofi permainan yang mengandalkan organisasi pertahanan yang kuat dan transisi menyerang yang cepat nan presesi.
Hal itu pula yang menjadi fondasi sukses Senegal belakangan tahun ini, sampai mereka menjuarai Piala Afrika 2025, sebelum predikat itu dicabut karena insiden walk out dalam final yang membuat trofi juara kemudian diserahkan kepada Maroko.
Ambisi Deschamps
Sebaiknya Anda baca juga:
Sejak debut pada Piala Dunia 2002, Senegal terus berkembang menjadi tim yang kuat yang konsisten memadukan keterampilan, kecepatan, dan kecerdasan taktis.
Prancis pantas waspada menghadapi tim yang dikapteni Kalidou Koulibaly itu.
Lain dari itu, Prancis juga menghadapi skuad yang akrab dengan kompetisi level atas Eropa, dan paham struktur serta pola bermain Les Bleus, terutama karena delapan anggota skuad mereka bermain di Liga Prancis.
Walau Les Bleus tidak merepresentasikan Liga Prancis, tapi tim-tim Prancis pada umumnya bermain dalam pola bermain yang mirip seperti dimainkan timnas Prancis.
Filosofi sepak bola Prancis sendiri memadukan teknik tingkat tinggi dengan kemampuan taktik yang adaptif, keprimaan fisik, dan ruang lapang kepada semua pemain untuk mengekspresikan kelebihan mereka.
Les Bleus harus awas menghadapi lawan yang memprioritaskan adu fisik, pressing tinggi, dan transisi dari bertahan ke menyerang yang cepat, dengan cara memasang tiga atau lima gelandang dalam formasi 4-3-3 dan 4-2-3-1.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!