Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengusaha-pengusaha Indonesia Dapat Bermitra dengan Jerman dalam Menanamkan Modal

📅 Selasa, 16 Jun 2026, 09:17 WIB | Oleh:
Pengusaha-pengusaha Indonesia Dapat Bermitra dengan Jerman dalam Menanamkan Modal Doc: ist
Ket. pengusaha muda

SLEMAN – Para pengusaha Indonesia dapat menjalin kerja sama dengan Jerman untuk menanamkan modal. Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan  Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) Ade Jona Prasetyo mengatakan bahwa Jerman merupakan salah satu mitra strategis Indonesia di Eropa, khususnya dalam bidang investasi, teknologi, manufaktur, pendidikan vokasi, dan pengembangan industri berkelanjutan.

"Kami melihat banyak peluang untuk meningkatkan kerja sama yang lebih konkret, terutama dalam bidang investasi, transfer teknologi, pengembangan industri bernilai tambah, energi terbarukan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia," kata Ade Jona dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Negara, Jakarta, menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Jerman, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara pelaku usaha kedua negara.

Ade Jona mengatakan bahwa HIPMI sebagai organisasi pengusaha terbesar di Indonesia siap menjadi jembatan yang menghubungkan pengusaha Indonesia dengan dunia usaha Jerman.

Ia menegaskan, pengusaha muda Indonesia memiliki semangat besar untuk berkolaborasi dengan mitra internasional guna memperkuat daya saing nasional dan memperluas akses pasar global.

"Hubungan Indonesia dan Jerman memiliki fondasi yang sangat kuat. HIPMI siap menjadi mitra strategis dalam mempertemukan pelaku usaha kedua negara. Kami ingin mendorong lebih banyak kolaborasi bisnis, investasi, inovasi teknologi, hingga program pengembangan kewirausahaan yang dapat memberikan manfaat bagi Indonesia dan Jerman," ujarnya.

Ade Jona menilai pengalaman Jerman dalam membangun industri manufaktur modern dan sistem pendidikan vokasi dapat menjadi referensi penting bagi pengembangan ekosistem usaha dan industri di Indonesia.

Ia juga berharap hubungan yang semakin erat antara kedua negara dapat membuka peluang bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan pengusaha muda Indonesia untuk masuk ke rantai pasok global dan pasar Eropa.

"Kami percaya kerja sama ekonomi yang kuat akan menjadi fondasi penting dalam mempererat hubungan kedua negara. Pengusaha muda Indonesia siap menjadi bagian dari kemitraan strategis Indonesia-Jerman di masa depan," katanya menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    kyk nama artis dracin :)
    Indonesia perlu mencontoh negara lain yg sdh terbukti ...
Luar Negeri
BBM Turun, Maskapai Jepang ...
Luar Negeri
AI Jadi Teman Baru Gen Z? I...
Ekonomi
KUR Perkuat Pengembangan 51...
Daerah
Magetan Optimalkan Ratusan ...
Nasional
Bupati Lebak: Judi Daring P...
Luar Negeri
Jepang Tegaskan Pentingnya ...
Luar Negeri
Russia Tegur Dubes Jepang T...
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.