Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Thailand Berduka, Ribuan Orang Tangisi Mendiang Putri Bajrakitiyabha, Bendera Dikibarkan Setengah Tiang

📅 Minggu, 14 Jun 2026, 09:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Thailand Berduka, Ribuan Orang Tangisi Mendiang Putri Bajrakitiyabha, Bendera Dikibarkan Setengah Tiang Doc: AFP
Ket. Para pelayat memegang foto mendiang Putri Thailand Bajrakitiyabha Mahidol di luar Istana Besar di Bangkok pada 13 Juni 2026.

BANGKOK – Jenazah putri sulung Raja Thailand dibawa ke istana kerajaan di Bangkok pada hari Sabtu (13/6), ribuan pelayat berpakaian hitam memadati rute prosesi.

Putri Bajrakitiyabha, yang dikenal sebagai Putri Bha, meninggal dunia pada usia 47 tahun, Kamis (11/6) setelah menderita infeksi perut.

Ia mengalami koma selama lebih dari tiga tahun karena kondisi jantung.

"Saat mengucapkan selamat tinggal, itu tidak mudah bagi kami," kata Donnapha Kladbupha, seorang guru bahasa Inggris berusia 54 tahun dan mengaku sebagai pendukung kerajaan, kepada AFP.

Menurutnya, monarki mewakili "persatuan" bagi rakyat Thailand di masa-masa sulit.

Yang lain mengantre di dekatnya untuk giliran mereka melakukan ritual Buddha menuangkan air suci ke dalam mangkuk upacara yang diletakkan di depan potret sang putri.

Ribuan pelayat, sebagian besar lansia, duduk di tengah suhu yang sangat panas di sepanjang rute 10 km menuju Istana Agung dari Rumah Sakit Chulalongkorn, tempat sang putri dirawat.

Jenazahnya tiba di istana sekitar pukul 5 sore dalam prosesi yang khidmat dan tertib.

Polisi menutup jalan dan lalu lintas terhenti di beberapa bagian pusat komersial Bangkok saat iring-iringan kendaraan kerajaan lewat, dipimpin oleh Raja Maha Vajiralongkorn dan Ratu Suthida.

Stasiun penyiaran publik Thailand, Thai PBS, melaporkan, jenazah putri tersebut diangkut dengan kendaraan yang sama yang telah mengangkut jenazah kakeknya, Raja Bhumibol, yang mangkat pada Oktober 2016.

"Saya merasa sedih, sangat sedih, karena Yang Mulia sangat dicintai oleh rakyat Thailand, terkenal atas apa yang telah beliau lakukan dan sumbangkan," kata Pongsanguan Paranan (63) kepada AFP.

Ritual Buddha dilantunkan di balik pintu tertutup di istana setelah prosesi.

Siaran langsung yang ditayangkan oleh stasiun televisi publik menunjukkan para biksu melantunkan doa di hadapan raja dan ratu, yang duduk di kursi berlapis emas dengan potret putri di belakang mereka.

Pemerintah Thailand belum mengumumkan rincian pemakaman tersebut, tetapi telah menginstruksikan para pejabat negara untuk mengenakan pakaian hitam dan memerintahkan agar bendera dikibarkan setengah tiang selama 15 hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Pemerintah Kota Bogor: Perl...
Daerah
Jaringan Sabu Karawang-Beka...
Ekonomi
Harga Telur Ayam Rp30.100/K...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Puluhan Ribu Orang Ikuti Lomba Lari Jakarta Internasional Maraton

Puluhan Ribu Orang Ikuti Lomba Lari Jakarta Internasional Maraton

14 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.